Maluku Lebih Suka Euro Dibandingkan Dolar AS

Senin, 16 Mei 2016 - 19:03 WIB
Maluku Lebih Suka Euro...
Maluku Lebih Suka Euro Dibandingkan Dolar AS
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mengatakan apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terjadi di Maluku. Penyebabnya, masyarakat Maluku lebih senang menggunakan mata uang euro ketimbang USD.

Apresiasi sepanjang April ini tercatat 1,84 poin. Sasmito juga mengakui bahwa di Maluku, USD kurang diminati sebagai mata uang mancanegara. Maka itu, rupiah terapresiasi terhadap USD di sana.

“Sepanjang April lalu, apresiasi rupiah terhadap USD terjadi 1,84 poin, karena di Maluku dolar agak kurang diminati. Mereka lebih senang euro. Karena Maluku sudah punya hubungan historis dengan Belanda,” kata Sasmito di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Sejarah masa lalu membuat Maluku seolah memiliki kekerabatan dan hubungan yang kuat dengan negara-negara Eropa, khususnya Belanda dan Portugal.

“Jadi kalau pergi atau piknik lebih banyak ke Eropa. Sehingga demand terhadap euro di Eropa lebih tinggi jika dibandingkan dolar,” pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Bergerak...
Rupiah Diproyeksi Bergerak di Zona Hijau
Rupiah Berada di Zona...
Rupiah Berada di Zona Nyaman di Bawah Rp14.000 per USD
Rupiah Tergelincir di...
Rupiah Tergelincir di Sesi Pagi, Pasar Uang Asia di Zona Merah
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Berita Terkini
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
47 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
55 menit yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
2 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved