Chevron Berencana PHK 800 Karyawan di Thailand

Selasa, 17 Mei 2016 - 12:07 WIB
Chevron Berencana PHK...
Chevron Berencana PHK 800 Karyawan di Thailand
A A A
BANGKOK - Perusahaan minyak asal Amerika Serikat (AS), Chevron berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 800 karyawan tahun ini di Thailand. Hal ini untuk memotong USD500 juta dalam biaya bisnis di Thailand di tengah penurunan harga minyak global.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/6/2016) Chevron telah memangkas biaya di seluruh dunia tetapi tetap tidak cukup untuk mencegah kerugian terbesar dalam 15 tahun.

Chevron merupakan produsen minyak dan gas terbesar di Thailand, memasok sekitar setengah dari permintaan gas alam di negara Asia Tenggara. Thailand bergantung pada gas untuk bahan bakar sekitar 60% dari kapasitas pembangkit listrik.

Chevron Thailand Eksplorasi dan Presiden Produksi Pairoj Kaweeyanun mengatakan, PHK ini tidak akan memengaruhi produksi perusahaan. "Pemotongan akan membantu perusahaan untuk melanjutkan operasi di Thailand," katanya.

menurutnya, Chevron berencana melakukan penghematan sebesar USD500 juta di Thailand tahun ini dan PHK ini akan berlaku pada 1 Agustus. Chevron Thailand mempekerjakan sekitar 2.200 staf dan lain 1.700 kontraktor.

Pemotongan karyawan selain merumahkan awal tahun ini sekitar 100 staf, sebagian besar adalah ekspatriat. Chevron mengoperasikan beberapa blok minyak dan lisensi gas di Teluk Thailand dan dalam diskusi dengan pemerintah Thailand memperpanjang konsesi 2022-2023.

Chevron telah mengajukan proposal ke kementerian energi pada konsesi dan berharap keputusan pemerintah pada awal 2017 untuk memastikan bisa membuat investasi yang diperlukan untuk mempertahankan produksi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Siap Sambut...
Pertamina Siap Sambut Pekerja Chevron Pacific Indonesia
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Digitalisasi di Dalam Chevron Pacific Indonesia
Blok Rokan Kembali ke...
Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Presiden Nilai Pertamina Mampu Kelolanya
Perkuat Strategi Bisnis,...
Perkuat Strategi Bisnis, Pertamina Siapkan Alih Kelola Blok Rokan
Dipelototi Pemerintah...
Dipelototi Pemerintah dan DPR, Ini Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Kolaborasi Perusahaan...
Kolaborasi Perusahaan Migas dan Pemprov Ini, Mampu Menjaga Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved