Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon 290 Ribu Tabung di Depok

Kamis, 19 Mei 2016 - 15:02 WIB
Pertamina Tambah Pasokan...
Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon 290 Ribu Tabung di Depok
A A A
DEPOK - Mengantisipasi melonjaknya kebutuhan konsumen dalam pemakaian gas elpiji 3 kilogram saat Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina menambah stok kebutuhan di setiap agen. Rata-rata penambahan dilakukan saat mulai puasa hingga setelah Idul Fitri dengan perkalian 4-5 hari.

Senior Sales Executive LPG IV Pertamina, Herdi Surya Indrawan menjelaskan untuk wilayah Depok, Bogor dan Sukabumi, penambahan mencapai 290 ribu tabung. Penambahan ini dilakukan secara bertahap, mulai puasa hingga Idul Fitri.

“Jadi, kalau dirata-rata sehari 58 ribu tabung, kami tambah 4-5 hari sebanyak 290 ribu tabung tambahan. Namun itu bertahap, melihat situasi,” katanya di Depok, Kamis (19/5/2016).

Ia menambahkan jumlah kebutuhan tabung melon di Depok dalam satu bulan 1.450.000 tabung. Artinya ada penambahan kuota saat puasa dan Idul Fitri sebesar 20% dari kebutuhan.

“Itu khusus 3 kilogram ya. Kebutuhan memasak bagi masyarakat saat lebaran dan puasa tentu akan lebih banyak. Kecuali jika mudik,” jelasnya.

Namun ia meminta agar masyarakat menghindari panic buying yang membuat stok mengambang. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan stok elpiji.

“Biasanya kalau puasa atau lebaran panic buying, beli semua. Normal-normal saja baiknya. Kami juga terus sediakan 5,5 kilogram bright gas,” katanya.

Ketua Hiswana Migas Depok, Athar Susanto menjelaskan pihaknya juga mengerahkan tim satgas untuk memantau distribusi dan penjualan elpiji 3 kilogram. Ia meminta agar pangkalan dan agen untuk tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam menjual gas elpiji.

“Depok ada 490-an pangkalan. Supaya jangan terlampau tinggi menjualnya kami minta satgas awasi. Kalau di tingkat pengecer sudah susah, makanya pangkalan harus berikan edukasi jangan menjual terlalu tinggi, ini kan barang subsidi,” tegas Athar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Khawatirkan...
Industri Khawatirkan Masalah Pasokan dan Harga Gas Bumi
Optimalisasi Pasokan,...
Optimalisasi Pasokan, Industri Pengguna Gas Bumi Usul Program HGBT Dihapuskan
Pasokan Minim, Kadin...
Pasokan Minim, Kadin Desak Pemerintah Buka Keran Impor Gas Industri
Kadin: Gas Jadi Penopang...
Kadin: Gas Jadi Penopang Hilirisasi Industri Strategis
Eropa Masih Bingung...
Eropa Masih Bingung Bagaimana Cara Bayar ke Rusia, Harga Gas Stop Melemah
Pasokan Gas Bergantung...
Pasokan Gas Bergantung LNG, Program HGBT Bakal Hadapi Banyak Tantangan
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
20 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved