Bos Lion Air: Kami Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Jum'at, 20 Mei 2016 - 01:19 WIB
Bos Lion Air: Kami Merasa...
Bos Lion Air: Kami Merasa Diperlakukan Tidak Adil
A A A
JAKARTA - Manajemen maskapai Lion Air keberatan dengan sanksi yang diberikan regulator penerbangan nasional Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Mereka merasa diperlakukan tidak adil.

Direktur Umum Lion Group, Edward Sirait mengatakan, pemberian sanksi berupa pembekuan pelaksanaan ground handling seharusnya dipertimbangkan kembali.

"Pemberian sanksi akan mengacaukan kehidupan pegawai kami yang mempekerjakan 27.000 personel dan menerbangkan sekitar 700 penerbangan per hari serta mengangkut 120.000 penumpang per hari," ujar Edward, dalam jumpa pers di kantor Lion Group, Jakarta, Kamis (19/5/2016).

(Baca: Pemerintah Akhirnya Jatuhkan Sanksi ke Lion Air dan Air Asia)

Dia menyebutkan kesalahan perseorangan tidak serta merta menjadi alat untuk menghukum institusi. Edward merujuk pada kelalaian sopir bus yang mengatar jemput penumpang dari terminal ke pesawat.

"Apakah kesalahan perseorangan dijadikan alat untuk menghukum institusi. Misalnya, apakah masinis atau sopir bus yang berhenti di tengah jalan, meninggalkan kereta api atau busnya, lalu perusahaannya yang dikenakan hukuman atau perusahaannya ditutup," imbuhnya.

(Baca: Sikap Lion Air dan AirAsia Atas Sanksi yang Dijatuhkan Kemenhub)

Selain itu, kata Edward, tindakan segelintir pilot yang disebut melakukan aksi mogok beberapa waktu lalu tidak serta merta diberikan sanksi kepada group dan mitra usaha. "Kami merasa diperlakukan tidak adil dan kami menuntut keadilan atas hukuman atau sanksi yang diberikan kepada kami," ungkapnya.

Menurut dia, Kemenhub selaku regulator hendaknya melakukan investigasi sebelum nerapkan sanksi atau hukuman sebagaimana proses hukum yang berlaku. "Waktu lima hari mencari Ground Handling yang baru kami rasa itu tidak mungkin di Bandara sekelas Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Karena hal tersebut melibatkan kurang lebih 10.000 pekerja," pungkasnya.

(Baca: Lion Air Laporkan Dirjen Perhubungan Udara ke Mabes Polri)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Super Jet Resmi Beroperasi,...
Super Jet Resmi Beroperasi, Warga Net Pertanyakan THR Lion Air Selama Dua Tahun
Pesawat Lion Air Tergelincir
Pesawat Lion Air Tergelincir
3 Maskapai Milik Lion,...
3 Maskapai Milik Lion, Nomor 1 Rajanya Pelosok Tanah Air
3 Maskapai di Bawah...
3 Maskapai di Bawah Lion Air Group, Ini Daftarnya
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Pelamar Kerja Lion Air...
Pelamar Kerja Lion Air Membeludak, Jalan Suryadarma Tangerang Macet Parah
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
7 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
9 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
9 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
9 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
11 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved