Revisi RUPTL Rampung, Lelang Proyek Listrik 35.000 MW Berjalan

Senin, 23 Mei 2016 - 13:26 WIB
Revisi RUPTL Rampung,...
Revisi RUPTL Rampung, Lelang Proyek Listrik 35.000 MW Berjalan
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya menerima revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2016-2025. RUPTL tersebut selama ini seperti diketahui menjadi penyumbat bagi keberlangsungan mega proyek listrik 35.000 megawatt (MW) yang diusung pemerintah.

RUPTL dianggap menjadi salah satu penentu keberlangsungan proyek listrik yang dicita-citakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, proses lelang pembangkit tidak akan bisa dilaksanakan karena RUPTL merupakan acuan untuk pelelangan pembangkit.

Menteri ESDM Sudirman Said mengaku, pihaknya telah menerima revisi RUPTL tersebut pada Jumat, 20 Mei 2016. Tanggal tersebut sejatinya merupakan tenggat akhir yang ditentukan Kementerian ESDM untuk PLN menyerahkan revisi tersebut.

"Kalau tidak salah, Jumat sore (20 Mei 2016) mereka (PLN) sudah submit (revisi RUPTL)," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (23/5/2016).

(Baca Juga: Tak Kunjung Serahkan RUPTL, ESDM Ultimatum PLN)

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini mengungkapkan, pihaknya akan membahas dan memutuskan draf revisi RUPTL tersebut pada hari ini. Dengan dirampungkannya revisi RUPTL tersebut, diharapkan proyek listrik dapat berjalan lancar.

"Hari ini akan dibahas dan diputuskan semuanya (revisi RUPTL). Hari ini akan dibahas dan diketok," tandasnya.

Sebagai informasi, poin-poin yang ditekankan Kementerian ESDM untuk revisi RUPTL 2016-2025 di antaranya porsi pembangkit listrik untuk batubara dan sumber energi lain sudah ditentukan. PLN harus memasukkan program listrik masuk desa dalam RUPTL, PLN hanya menggarap 5.000 MW dari proyek 35.000 MW, dan PLN difokuskan untuk membangun transmisi listrik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Jakarta Mati Listrik...
Jakarta Mati Listrik Massal, Kementerian ESDM Bakal Usut Penyebabnya
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan Kompor Listrik Tak Menambah Beban Masyarakat
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
3 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
4 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved