Negara-negara Kaya Ini Akhirnya Berutang Juga

Selasa, 24 Mei 2016 - 05:27 WIB
Negara-negara Kaya Ini...
Negara-negara Kaya Ini Akhirnya Berutang Juga
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, beberapa negara yang sempat menjadi negara paling kaya karena bonanza minyak, sekarang harus menerima kenyataan pahit. Mereka harus berutang.

Salah satunya Arab Saudi, yang tadinya merupakan salah satu negara dengan anggaran negara yang selalu surplus.

Akibat dari harga minyak yang terus menukik hingga USD30 per barel, mengakibatkan penerimaan negara tersebut menurun drastis. Defisit anggaran Arab Saudi, kata Bambang pada tahun ini menembus 20% di atas Product Domestic Bruto (PDB).

(Baca: Resep Menkeu Bambang supaya Negara Tidak Berutang Terus)

"Dengan kondisi tersebut, akhirnya Arab Saudi menerbitkan surat utang untuk tutupi belanja. Padahal sebelumnya mereka enggak pernah utang," katanya, Senin, (23/5/2016).

Hal lainnya juga menimpa Australia. Negeri Kangguru harus menerima kenyataan buruk menyusul jatuhnya harga komoditas tambang sejak beberapa tahun belakangan ini. Alhasil defisit anggaran Australia mencapai 2,5% dari PDB.

"Sejak harga komoditas turun baik ekspor maupun impornya, Australia, yang biasanya surplus, terus sekarang anjlok. Mereka defisit anggarannya sampai 2,5% dari PDB," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Empat Opsi Kebijakan...
Empat Opsi Kebijakan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
Jangan Menyebut Resesi...
Jangan Menyebut Resesi dari Definsi yang Simpel Saja
Rp16,4 Triliun Dicairkan...
Rp16,4 Triliun Dicairkan Pemerintah untuk Bansos PKH
Kemenkeu Patok Pertumbuhan...
Kemenkeu Patok Pertumbuhan Ekonomi 2021 di Kisaran 4,5-5,5%
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
6 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
22 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
48 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved