BPK Endus Persekongkolan Pengadaan Barang dan Jasa K/L

Selasa, 24 Mei 2016 - 12:58 WIB
BPK Endus Persekongkolan...
BPK Endus Persekongkolan Pengadaan Barang dan Jasa K/L
A A A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerangkan masih menemukan adanya indikasi persekongkolan dalam proses penyerapan anggaran pemerintah. Biasanya, persekongkolan itu terjadi dalam ‎tender pengadaan barang dan jasa di kementerian dan lembaga (K/L).

Anggota II BPK Agus Joko Pramono‎ menuturkan, dalam proses tender pengadaan barang dan jasa ditemukan adanya penggunaan suatu perusahaan oleh perusahaan lain dan menyebabkan adanya celah menciptakan persaingan yang tidak sehat.

"Itu dibuktikan dengan banyak hal. Kami melihat adanya potensi penggunaan suatu perusahaan oleh perusahaan lain dalam rangka membuat celah persaingan tidak sehat," katanya di Gedung BPK, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

(Baca Juga: KPPU-BPK Kerja Sama Tangani Perkara Persaingan Usaha Tak Sehat)

Oleh sebab itu, sambung dia, BPK menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk saling tukar menukar informasi, terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan dalam proses tender pengadaan barang dan jasa di pemerintahan. Pasalnya, KPPU memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dalam sebuah perusahaan.

"‎Sehingga kami dapat melihat apakah suatu persaingan itu sehat atau tidak dari awal prosesnya," imbuh dia.

Sementara KPPU, tambahnya, dapat menggunakan hasil laporan BPK yang menunjukkan adanya indikasi persaingan tidak sehat untuk kemudian dilakukan pemeriksaan. Dengan begitu, masing-masing individu dan perusahaan memiliki kesempatan berusaha yang sama di Tanah Air.

"Banyak yang akan jadi celah perhatian kami. Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMD, K/L, kontrak karya, KKKS migas akan menjadi perhatian semua. Mudah-mudahan proses ini dapat menjadi titik awal dalam kerangka kerja berkesinambungan antara BPK dan KPPU. Sehingga dapat mengarahkan persaingan usaha di Indonesia menjadi persaingan yang sehat," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Kementerian/Lembaga...
5 Kementerian/Lembaga Ini Pakai Rekening Pribadi untuk Kelola Dana APBN
KPK Dalami Temuan BPK...
KPK Dalami Temuan BPK soal Dana Mengalir ke Rekening Pribadi di Kementerian
Kementerian PUPR Raih...
Kementerian PUPR Raih WTP, Ini Beberapa Catatan BPK
Reformasi Pemeriksaan...
Reformasi Pemeriksaan Anggaran, BPK Terapkan Standar Audit Internasional ISSAI 12
Dari Data BPK, Jokowi...
Dari Data BPK, Jokowi Sebut Ada Pemborosan Anggaran Negara
BPK Berikan Opini WTP...
BPK Berikan Opini WTP Kepada 12 Kementerian dan Lembaga Negara
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
3 jam yang lalu
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
11 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
11 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
11 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
12 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
12 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved