SKK Migas Ramal Harga Minyak Dunia Bakal Merangkak Naik

Kamis, 26 Mei 2016 - 12:57 WIB
SKK Migas Ramal Harga...
SKK Migas Ramal Harga Minyak Dunia Bakal Merangkak Naik
A A A
JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi memprediksi harga minyak dunia akan merangkak naik setelah sebelumnya sempat terjun bebas.

Menurutnya, perbaikan ini dilihat dari indikasi membaiknya harga minyak dunia jika melihat tren harga minyak dunia selama 30 tahun. (Baca: Stok AS Merosot, Harga Minyak Dunia Dekati Level USD50/Barel)

"30 tahun terakhir ini, minyak dunia pernah turun dan pernah naik, turunnya terjun bebas, tapi naiknya merangkak. Dari diagram bisa dilihat minyak dunia ini akan naik tapi perlahan," katanya di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/5/2016).

Amien mengatakan, hari ini harga minyak dunia tercatat membaik. Berdasarkan data yang dia peroleh,
kontrak berjangka minyak utama naik menuju USD50 per barel. Patokan minyak Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 94 sen menjadi USD49,56 per barel di New York Mercantile Exchange.

Di Eropa, khususnya di London, minyak mentah brent North Sea yang menjadi patokan Eropa, untuk pengiriman Juli naik pada USD49,74 per barel, naik USD1,13 dari penutupan Selasa. Ini menunjukkan bahwa harga minyak pelan-pelan akan naik.

Selain itu, Amien menilai kebutuhan energi Indonesia hingga 20 tahun ke depan masih ditopang energi fosil seperti bensin dan lainnya. Namun, diversifikasi tetap diperlukan demi terwujudnya ketahanan energi.

"Dilihat dari kebutuhan Indonesia akan energi saya yakin dalam 10-20 tahun ke depan energi fosil. Kita masih butuh minyak dan kita masih diperlukan, maka ketahanan energi masih harus dicari cadangannya dan diproduksikan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rogoh Kocek Dalam Buat...
Rogoh Kocek Dalam Buat Beli BBM, Harga Minyak Diramal di Atas USD100/Barel hingga 2023
Perlu Kolaborasi untuk...
Perlu Kolaborasi untuk Capai Target Produksi 1 Juta Barel Minyak
Imbas Naiknya Harga...
Imbas Naiknya Harga Minyak, Penerimaan Negara dari Hulu Migas Tembus Rp62 Triliun
Harga Minyak Anjlok,...
Harga Minyak Anjlok, Kontraktor Migas Pangkas Belanja Modal
Laporan Keuangan SKK...
Laporan Keuangan SKK Migas Raih Predikat Audit Tertinggi
SKK Migas Prediksi Harga...
SKK Migas Prediksi Harga Minyak Masih Akan Terus Melesat
Berita Terkini
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
5 menit yang lalu
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
1 jam yang lalu
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
2 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
3 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved