11 BPR Terancam Dilikuidasi LPS

Kamis, 02 Juni 2016 - 01:39 WIB
11 BPR Terancam Dilikuidasi...
11 BPR Terancam Dilikuidasi LPS
A A A
SOLO - Sebanyak 11 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia terancam di tutup Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). BPR yang bersangkutan terbelit persoalan keuangan dan tengah dikaji apakah bisa diselamatkan atau tidak.

Director Risk Management and Bank Exmaniner LPS, Sumaryo mengatakan, di tahun 2016 sudah terdapat tiga BPR yang telah ditutup. Satu BPR terdapat di wilayah Gunung Kidul di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), satu di Jawa Timur dan satu lainnya di Sulawesi Selatan. Secara umum, fenomena penutupan yang terjadi akibat fraud atau kecurangan di tubuh BPR yang bersangkutan.

Seperti di Jawa Timur, yang ditutup justru BPR syariah karena tingkat kecurangannya sangat mengerikan. “Ini menyangkut etika dari pengurus bank, mereka tidak melihat ketentuan prudential perbankan,” ungkap Sumaryo di Solo, Rabu (1/6/2016).

Sehingga, mereka memperlakukan bank seperti miliknya sendiri. Dana dari masyarakat dianggap seperti barangnya sendiri sehingga mengambil duit seenaknya. Hal itu terjadi bukan karena ketidakmengertian, namun menyangkut attitude. Setelah dihitung apakah aset mereka mencukupi atau tidak, ternyata hanya sekitar 25%. Sehingga 75% sisanya menggunakan dana LPS.

Setelah tiga BPR yang ditutup, 11 lainnya tengah dikaji apakah bisa diselamatkan atau tidak. “Tergantung dari problemnya. Kalau ada potensi diselamatkan, maka sesuai prosedur di LPS akan diselamatkan,” tandasnya.

Namun apabila jika dari hitung-hitungan LCT tidak memungkinkan, maka dengan terpaksa akan dilikuidasi.

BPR-BPR yang masuk perhatian khusus tersebut tersebar di berbagai wilayah, seperti Sulawesi Selatan, dan Padang. Disinggung mengenai dampak penutupan terhadap kepercayaan masyarakat menyimpan uang di bank, ia menyatakan bahwa pernah dilakukan penelitian terhadap krisis 1998 dan tahun 2008.

Ketika tahun 1998 sebelum ada LPS, di Solo terjadi chaos yang luar biasa karena masyarakat panik. Sebab kala itu terjadi aksi demo besar-besaran, perusakan dan pembakaran. Namun di tahun 2008, ketika penutupan Bank Century, ternyata tidak ada kepanikan masyarakat mengambil uang secara besar-besaran dan bersamaan di bank. Mereka tidak panik karena percaya sudah ada LPS yang menjamin simpanan di bank. Dengan demikian, hal itu dapat menjadi parameter LPS sudah ada di hati masyarakat.

Sejak beroperasi tahun 2005 sampai 31 Maret 2016 lalu, LPS telah melakukan penanganan klaim 69 bank yang dicabut izin usahanya. Dari jumlah itu, 62 bank telah selesai proses recovery. Total simpanan bank yang dilikuidasi mencapai Rp1,28 triliun.

“Dari jumlah itu, yang dibayar LPS sebesar Rp767 miliar. Sedangkan yang tidak dibayar penjaminannya sebesar Rp509 miliar,” tambah Coorporate Secretary LPS Samsu Adi Nugroho.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Biang Kerok Penyebab...
Ini Biang Kerok Penyebab Bisnis BPR Alami Kebangkrutan
Sepanjang 2006-2020,...
Sepanjang 2006-2020, Sebanyak 103 BPR Terlikuidasi
LPS Tak Sekadar Menjamin,...
LPS Tak Sekadar Menjamin, Tapi Juga Memberi Ketenangan
LPS: Pembayaran Klaim...
LPS: Pembayaran Klaim Nasabah BPR Lugano Lancar Jaya
Lembaga Penjamin Simpanan...
Lembaga Penjamin Simpanan Bubarkan 8 BPR/BPRS di 2021
23 Bank Bangkrut, LPS...
23 Bank Bangkrut, LPS Tangani 26 BPR Bermasalah Setahun Terakhir
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
24 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
31 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
54 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved