IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed Cenderung Tertekan
Jum'at, 03 Juni 2016 - 08:09 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed Cenderung Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed cenderung kembali tertekan dengan range pergerakan 4.783-4.850.
Menurutnya, pergerakan IHSG cenderung kembali terkonsolidasi bila dianalisa dengan analisa teknikal. Pergerakan seakan menyentuh upper bollinger bands sebagai resistance pada pergerakan indikator stochastic yang bearish.
"Memberikan signal tekanan lanjutan pada perdagangan akhir pekan ini," ujar Lanjar di Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Dia menjelaskan, refleksi harga terhadap stok persediaan minyak di AS, tingkat aktivitas kinerja sektor jasa di seluruh dunia dan data nonfarm payroll di AS yang akan menjadi sentimen akhir pekan ini.
Sementara, IHSG kemarin justru ditutup tertekan 6,44 poin atau 0,133 di level 4.833,22 dengan volume yang cenderung moderate. Tidak adanya investment grade oleh S&P seperti yang diekspektasikan membuat menurunnya optimisme investor domestik.
"Sedangkan investor asing masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp445,1 miliar pada perdagangan hari ini. Sektor perkebunan melonjak seiring harga CPO yang melonjak lebih dari 1% pada perdagangan hari ini," pungkasnya.
Menurutnya, pergerakan IHSG cenderung kembali terkonsolidasi bila dianalisa dengan analisa teknikal. Pergerakan seakan menyentuh upper bollinger bands sebagai resistance pada pergerakan indikator stochastic yang bearish.
"Memberikan signal tekanan lanjutan pada perdagangan akhir pekan ini," ujar Lanjar di Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Dia menjelaskan, refleksi harga terhadap stok persediaan minyak di AS, tingkat aktivitas kinerja sektor jasa di seluruh dunia dan data nonfarm payroll di AS yang akan menjadi sentimen akhir pekan ini.
Sementara, IHSG kemarin justru ditutup tertekan 6,44 poin atau 0,133 di level 4.833,22 dengan volume yang cenderung moderate. Tidak adanya investment grade oleh S&P seperti yang diekspektasikan membuat menurunnya optimisme investor domestik.
"Sedangkan investor asing masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp445,1 miliar pada perdagangan hari ini. Sektor perkebunan melonjak seiring harga CPO yang melonjak lebih dari 1% pada perdagangan hari ini," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :