Tujuan Holding Energi Dinilai Tidak Jelas

Sabtu, 04 Juni 2016 - 01:07 WIB
Tujuan Holding Energi...
Tujuan Holding Energi Dinilai Tidak Jelas
A A A
JAKARTA - Pembentukan holding energi yang direncanakan pemerintah dinilai akan memperlemah bisnis di sektor energi. Pasalnya tujuan rencana pembentukan holding energi tidak jelas hanya sebatas melebur PT Perusahaan Gas Negara (Persero) bersama PT Pertamina Gas menjadi anak usaha PT Pertamina (Persero).

“Seharusnya jika memang akan dibentuk holding, seluruh sektor energi di lebur dalam satu wadah bukan hanya PGN di bawah Pertamina. Akan tetapi pemerintah harus mempunyai konsep yang jelas membentuk perusahaan induk sendiri di sektor energi kemudian menggabung seluruh perusahaan BUMN di sektor energi dan pertambangan,” ujar pakar energi dari Universitas Gajah Mada, Fahmi Radhi di Gedung KAHMI Center Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Ia beranggapan rencana Pertamina mencaplok PGN hanya memperkuat bisnis Pertamina semata dengan dalih membentuk perusahaan induk. Padahal tujuan membentuk perusahaan induk harus mempu mendorong bisnis BUMN di sektor energi menjadi lebih kompetitif, dapat memperkuat struktur modal serta aset dan menciptkan efisiensi.

“Dengan dalih menjalankan perintah Presiden Joko Widodo membentuk seluruh holding BUMN, Menteri BUMN, Rini Soemarno justru grusah-grusuh mengesampingkan konsep dan tujuan yang jelas dalam esensi holding,” ujarnya.

(Baca: Holding BUMN Energi Tak Hanya Sebatas Pertamina Caplok PGN)

Fahmi berharap rencana holding energi dibatalkan dan di kaji terlebih dahulu tidak hanya dilandasi dengan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai dasar hukum. Apalagi di dalam RPP disebutkan bahwa Negara Republik Indonesia melakukan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke dalam modal saham PT Pertamina. PMN tersebut diambilkan dari pengalihan saham seri B milik Negara Republik Indonesia pada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk,.

“Ini terlihat tujuannya hanya untuk memperkuat struktur modal dalam waktu singkat, sehingga memudahkan bagi Pertamina untuk mendapatkan tambahan utang pada 2018,” tandasnya.

Tahapan pembentukan holding BUMN energi seharusnya dilakukan dengan mensinergikan seluruh BUMN energi. Diantaranya BUMN minyak dan gas bumi, mineral dan batubara, ketenagalistrikan, serta energi terbarukan, di bawah Perusahaan holding yang akan dibentuk. Prosesnya diawali dengan melakukan sinergi setiap BUMN Energi yang mempunyai lini bisnis yang sama melalui merger.

Semisal, kata Fahmi, rencana merger antara PGN dan Pertagas yang mempunyai lini bisnis sama. Namun begitu merger serupa juga harus dilakukan oleh BUMN energi lainnya yang lini bisnisnya sejenis.

“Setelah tahapan merger seluruh BUMN energi selesai, barulah dibentuk perusahaan baru sebagai perusahaan induk yang 100 persen sahamnya dikuasai negara yang ditunjuk membawahi semua BUMN Energi. Bukan menunjuk Pertamina,” pungkas Fahmi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lemhannas Bahas Pentingnya...
Lemhannas Bahas Pentingnya Revitalisasi BUMN Bidang Energi
Pertagas Raih Penghargaan...
Pertagas Raih Penghargaan Internasional di BIXPO Awards 2024
Erick Thohir Diminta...
Erick Thohir Diminta Prioritaskan BUMN ke Pangan, Energi dan Kesehatan
Amazon Targetkan Operasional...
Amazon Targetkan Operasional Bisnis Gunakan Energi Terbarukan di 2025
Sinergi BUMN Bisa Percepat...
Sinergi BUMN Bisa Percepat Swasembada Energi Nasional
Direktur Energi Primer...
Direktur Energi Primer Diganti, Ini Susunan Direksi PLN Terbaru
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved