Erick Thohir Diminta Prioritaskan BUMN ke Pangan, Energi dan Kesehatan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:59 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disarankan untuk memprioritaskan kontribusi perseroan plat merah di sektor ketahanan pangan, energi, dan kesehatan nasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disarankan untuk memprioritaskan kontribusi perseroan plat merah di sektor ketahanan pangan, energi, dan kesehatan nasional. Prioritas itu bisa direalisasikan dalam periodisasi kerja BUMN di tahun 2021 mendatang.
Di sektor pangan, BUMN dinilai menjadi off taker bagi komoditas pertanian untuk menjamin ketersediaan stok pangan nasional dan menyerap produk pertanian dari petani nasional.
(Baca Juga: Holding BUMN Catatan Positif Satu Tahun Jokowi-Amin, Ada Tangan Dingin Erick )
Saran itu disampaikan pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto saat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memasuki usia satu tahun. Selain tiga sektor tersebut, Toto juga menilai, Kementerian BUMN perlu melakukan penguatan kelembagaan dan restrukturisasi bagi sejumlah perseroan negara.
"Di tahun 2021 diharapkan penguatan kelembagaan dan governance BUMN bisa lebih ditingkatkan. Kontribusi BUMN dalam ketahanan pangan, energi, dan kesehatan nasional lebih diprioritaskan," ujar Toto saat dihubungi, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
Khusus untuk restrukturisasi BUMN, Erick telah melakukan upaya pragmatis dalam adjustment atau menyesuaikan strategi untuk peningkatan nilai (value) BUMN dengan model subholding dan klasterisasi.
Di sektor pangan, BUMN dinilai menjadi off taker bagi komoditas pertanian untuk menjamin ketersediaan stok pangan nasional dan menyerap produk pertanian dari petani nasional.
(Baca Juga: Holding BUMN Catatan Positif Satu Tahun Jokowi-Amin, Ada Tangan Dingin Erick )
Saran itu disampaikan pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto saat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memasuki usia satu tahun. Selain tiga sektor tersebut, Toto juga menilai, Kementerian BUMN perlu melakukan penguatan kelembagaan dan restrukturisasi bagi sejumlah perseroan negara.
"Di tahun 2021 diharapkan penguatan kelembagaan dan governance BUMN bisa lebih ditingkatkan. Kontribusi BUMN dalam ketahanan pangan, energi, dan kesehatan nasional lebih diprioritaskan," ujar Toto saat dihubungi, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
Khusus untuk restrukturisasi BUMN, Erick telah melakukan upaya pragmatis dalam adjustment atau menyesuaikan strategi untuk peningkatan nilai (value) BUMN dengan model subholding dan klasterisasi.
Lihat Juga :