Soal Harga Daging, MPR Tunggu Kewibawaan Jokowi
Rabu, 08 Juni 2016 - 16:53 WIB
Soal Harga Daging, MPR Tunggu Kewibawaan Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan harga daging sapi berada dikisaran yang tepat. Pasalnya kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga daging sapi sebesar Rp80.000 per kg belum berlaku efektif.
"Aneh, harga daging naik terus. Dulu bahkan dikaitkan dengan adanya pesta korupsi. Jadi sekarang harganya Rp80 ribu, tapi sekarang harga daging tetap di atas Rp100 ribu. Jadi memang menurut saya, Pak jokowi penting untuk betul-betul memastikan," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2016).
(Baca Juga: Ada Kejanggalan dalam Penetapan Harga Daging Sapi)
Dia menambahkan dalam hal ini, presiden diminta tegas dalam menentukan harga daging. Politikus PKS ini juga menyebut, ketegasan Presiden sangat penting untuk membuktikan wibawa dari seorang pemimpin negara.
"Kalau presiden hanya meminta, kemudian tidak dilaksanakan dan kemudian diam saja. Wibawa beliau ada dimana ? Karena memang tidak masuk akal, di negeri yang sangat kaya akan peternakannya, perkebunan, ladang-ladang, kemudian mengalami kelangkaan daging. Jadi presiden harus segera menindak hal ini," tutupnya.
"Aneh, harga daging naik terus. Dulu bahkan dikaitkan dengan adanya pesta korupsi. Jadi sekarang harganya Rp80 ribu, tapi sekarang harga daging tetap di atas Rp100 ribu. Jadi memang menurut saya, Pak jokowi penting untuk betul-betul memastikan," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2016).
(Baca Juga: Ada Kejanggalan dalam Penetapan Harga Daging Sapi)
Dia menambahkan dalam hal ini, presiden diminta tegas dalam menentukan harga daging. Politikus PKS ini juga menyebut, ketegasan Presiden sangat penting untuk membuktikan wibawa dari seorang pemimpin negara.
"Kalau presiden hanya meminta, kemudian tidak dilaksanakan dan kemudian diam saja. Wibawa beliau ada dimana ? Karena memang tidak masuk akal, di negeri yang sangat kaya akan peternakannya, perkebunan, ladang-ladang, kemudian mengalami kelangkaan daging. Jadi presiden harus segera menindak hal ini," tutupnya.
(akr)
Lihat Juga :