IKNB Syariah Catatkan Perkembangan Menggembirakan

Sabtu, 11 Juni 2016 - 02:17 WIB
IKNB Syariah Catatkan...
IKNB Syariah Catatkan Perkembangan Menggembirakan
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkembangan industri keuangan non bank (IKNB) Syariah cukup menggembirakan.

Dibandingkan dengan data total perusahaan pada tahun 2010, terdapat peningkatan jumlah perusahaan pada semua industri, meliputi: perusahaan perasuransian syariah, perusahaan pembiayaan syariah, perusahaan modal ventura syariah, dan perusahaan penjaminan pembiayaan syariah, baik yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah penuh (full fledged) maupun dalam bentuk unit usaha syariah.

Selain itu, ada pula lembaga keuangan syariah khusus seperti pegadaian dan lembaga pembiayaan ekspor impor Indonesia yang menjalankan sebagian kegiatannya dengan prinsip syariah.

Pada 2014, terdapat penambahan tujuh perusahaan perasuransian syariah, 29 perusahaan pembiayaan syariah, empat perusahaan modal ventura, dan tiga perusahaan penjaminan pembiayaan syariah.

"Sampai dengan bulan Maret 2016, tercatat 55 perusahaan asuransi syariah dan 40 perusahaan pembiayaan syariah yang telah terdaftar," kata Direktur IKNB Syariah, Moch. Muchlasin dalam rilis Jumat (10/6/2016).

Pertumbuhan perusahaan start up juga ikut mendorong peningkatan jumlah perusahaan modal ventura syariah. Sampai periode yang sama, terdapat tujuh perusahaan modal ventura syariah yang telah secara resmi menjalankan kegiatan usahanya.

Pada akhir tahun 2015, pangsa pasar asuransi syariah dari segi aset menyentuh 5,43%, perusahaan pembiayaan syariah 5,25%, pegadaian 9,5% dan pembiayaan ekspor yang mencapai 13%.

Untuk asuransi syariah, lanjut dia, semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk berasuransi secara tidak langsung juga ikut membantu dalam meningkatkan penetrasi pangsa pasar asuransi syariah. Pada akhir tahun 2015 kemarin, nilai premi asuransi syariah mencapai 5,8% dengan klaim sebesar 3,28%.

Tingginya pertumbuhan IKNB Syariah ini akan menjadi modal yang cukup kuat bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan. "OJK sebagai regulator selalu mendukung perkembangan industri sektor jasa keuangan yang membutuhkan ruang gerak yang dinamis," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Beberkan Kelemahan...
OJK Beberkan Kelemahan yang Menghambat Pertumbuhan Bank Syariah
Bismillah, OJK Targetkan...
Bismillah, OJK Targetkan Indonesia Punya Bank Digital Khusus Syariah
Kembangkan Industri...
Kembangkan Industri Syariah, BSI Harus Bisa Tarik Dana dari Timteng
Perkuat Kepercayaan...
Perkuat Kepercayaan ke Bank Syariah, OJK Terbitkan Aturan Tata Kelola Syariah
Sri Mulyani Wanti-wanti,...
Sri Mulyani Wanti-wanti, OJK Sebut Bank Syariah Lebih Baik dari Bank Umum
OJK Bantu Merger 3 Bank...
OJK Bantu Merger 3 Bank Syariah BUMN Tidak Molor
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved