Anggaran Dipotong Lagi, Rizal Ramli Pertahankan Program Prioritas

Senin, 13 Juni 2016 - 17:22 WIB
Anggaran Dipotong Lagi,...
Anggaran Dipotong Lagi, Rizal Ramli Pertahankan Program Prioritas
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli memaklumi bila pemerintah akhirnya harus memotong lagi anggaran untuk Kementerian dan Lembaga (K/L) sebesar Rp70 triliun. Sebelumnya pemotongan sebesar Rp50 triliun, namun karena defisit APBN melebar maka pemotongan ditambah lagi Rp20 triliun.

Namun, Rizal berjanji kendati ada pemotongan, program-program prioritas di kementeriannya akan tetap berjalan.

Pemerintah sendiri, bukan tanpa alasan kembali memotong anggaran untuk K/L. Ini lantaran kondisi ekonomi Indonesia belum sepenuhnya membaik, defisit anggaran sudah mencapai 2,48% dan penerimaan di sektor pajak yang hingga menjelang pertengahan tahun ini belum mencapai setengah dari target.

"Saya kira memang kondisi secara umum pemerintah memutuskan untuk mengurangi pengeluaran dan masing-masing departemen termasuk kantor menko juga akan mengurangi anggaran. Kami tentu akan jaga tujuan-tujuan utama tidak bergeser dan target-target utama tetap tercapai," kata dia di Gedung DPR Jakarta, Senin (13/6/2016).

Rizal juga mengatakan meski ada kebijakan soal tax amnesty, namun tidak serta-merta kemudian mengandalkan secara penuh, karena hingga masuk pertengahan Juni ini belum juga rampung dibahas.

"Tax amnesty kan masih dibahas. Dan sampai sekarang masih belum final," kata dia. (Baca: Kemenko Perekonomian Pangkas Anggaran Rp42 Miliar)

Tentunya, lanjut dia, Indonesia harus belajar dari pengalaman-pengalaman tax amnesty negara lain yang tidak terlalu berhasil. Hal ini agar bisa diantisipasi jika penerimaan dari tax amnesty kecil.

"Kita tentu harus belajar pengalaman tax amnesty di negara-negara lain. Ternyata penerimaan pajak dari tax amnesty di negara lain relatif kecil terhadap PDB. Ini juga sudah bulan Juni, UUnya saja belum final. Tentu ini masih butuh waktu," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
14 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
29 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
54 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved