Aprindo: Operasi Pasar Itu Menyesatkan!

Selasa, 14 Juni 2016 - 20:25 WIB
Aprindo: Operasi Pasar...
Aprindo: Operasi Pasar Itu Menyesatkan!
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta mengatakan kegiatan operasi pasar yang dilakukan pemerintah jelang Idul Fitri merupakan kegiatan yang tidak mendidik. Teori operasi pasar yang selama ini diusung pemerintah dalam menyediakan harga murah dianggap menyesatkan.

Tutum menjelaskan di saat harga sedang naik, kemudian pemerintah mencari pedagang yang menjual harga rugi untuk kemudian dijual ke masyarakat dengan harga rendah. "Itu menyesatkan. Tidak mendidik yang namanya operasi pasar itu. Siapun jual harga rugi ya pasti dibeli orang," kata Tutum di kantor CORE, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Tutum menambahkan pihaknya bertahun-tahun membangun pasar kemudian dalam sekejap harga naik dan pemerintah ingin stabilkan harga yang gagal di pasar dengan membanting murah. Itu jelas sangat merugikan pedagang baik di pasar ritel maupun tradisioal.

"Kami sudah lama membangun pasar dan dalam sekejap harga naik kemudian pemerintah mau stabilkan harga yang gagal pasar. Dan kami dihantam dengan dijualnya harga murah. Padahal harga dipasok dan kami hanya ingin cari margin," kata dia.

Tutum kemudian mengatakan ini merupakan politik negara yang susah. Sama saja dengan menghantam pedagang secara perlahan. (Baca: CORE Prediksi Inflasi Jelang Idul Fitri Bisa Mencapai 1%)

"Saya dagang lama tapi teraniaya karena seringnya operasi pasar itu. Ini‎ penyakit kronis dalam tubuh kita yang ditempel koyok panas disangka hilang padahal belum dan balik lagi rasa sakitnya. Ini yang kemudian dipakai oleh menteri-menteri," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aprindo Dorong Produk...
Aprindo Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Dunia
Pemilu 2024 Tak Berdampak...
Pemilu 2024 Tak Berdampak Signifikan ke Pasar Ritel Modern, Apa Sebabnya?
Ini Tuntutan Pengusaha...
Ini Tuntutan Pengusaha Ritel atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Vaksin Datang, Industri...
Vaksin Datang, Industri Ritel Pede Menyambut Tahun Baru 2021
Banjir Stimulus, Bisnis...
Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Turun, Aprindo Pasang...
Turun, Aprindo Pasang Target Pertumbuhan Ritel 5 Persen di Kuartal II
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved