Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Minggu, 03 Januari 2021 - 03:27 WIB
loading...
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) optimis jika bisnis ritel dalam negeri kembali bergeliat pada 2021. Ini indikator yang membuatnya yakin.. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) optimis jika bisnis ritel dalam negeri kembali bergeliat pada 2021 ini. Sikap optimistik tersebut didasari pada sejumlah indikator upaya pemulihan yang dilakukan pemerintah.
Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey menilai, pertumbuhan ekonomi nasional pada awal 2020 yang tercatat negatif, secara secara kuartal mulai menunjukan perbaikan stimulus bagi sektor ritel.
"Tahun 2021 ini kita berharap, tentunya sektor ritel menjadi lebih baik dari 2020, karena kita ketahui 2020 itu penuh dengan situasi atau kondisi pandemi Covid-19, kemudian PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan segala sesuatu itu tentunya diharapkan membaik di 2021," ujar Roy saat dihubungi, Sabtu (2/1/2020).
(Baca Juga: Jurus Pamungkas Peritel )
Dia merinci indikator-indikator yang menjadi dasar pendorong bagi pertumbuhan ritel nasional. Pertama adalah, program dan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah sejak kuartal I-2020. Dalam aspek ini, social safety net atau perlindungan sosial menjadi faktor yang memberikan dampak positif bagi bisnis eceran tersebut.
Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey menilai, pertumbuhan ekonomi nasional pada awal 2020 yang tercatat negatif, secara secara kuartal mulai menunjukan perbaikan stimulus bagi sektor ritel.
"Tahun 2021 ini kita berharap, tentunya sektor ritel menjadi lebih baik dari 2020, karena kita ketahui 2020 itu penuh dengan situasi atau kondisi pandemi Covid-19, kemudian PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan segala sesuatu itu tentunya diharapkan membaik di 2021," ujar Roy saat dihubungi, Sabtu (2/1/2020).
(Baca Juga: Jurus Pamungkas Peritel )
Dia merinci indikator-indikator yang menjadi dasar pendorong bagi pertumbuhan ritel nasional. Pertama adalah, program dan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah sejak kuartal I-2020. Dalam aspek ini, social safety net atau perlindungan sosial menjadi faktor yang memberikan dampak positif bagi bisnis eceran tersebut.
Lihat Juga :