Ekspor ke Eropa Terbatas, Jateng Bidik Australia

Rabu, 15 Juni 2016 - 04:57 WIB
Ekspor ke Eropa Terbatas,...
Ekspor ke Eropa Terbatas, Jateng Bidik Australia
A A A
SEMARANG - Permintaan ekspor produk-produk dari Jawa Tengah belum cukup stabil. Permintaan dari negara-negara utama tujuan eksport Jateng masih sangat terbatas.

“Ekspor yang cukup stabil ke Amerika, sementara untuk negara-negara Eropa permintaannya masih terbatas,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi, Selasa (14/6/2016).

Dia menyebutkan, kondisi perekonomian global belum sepenuhnya stabil sehingga ekspor produk-produk dari Jateng belum menunjukan pertumbuhan yang baik. Produk unggulan Jateng untuk ekspor masih tekstil dan barang tekstil, furnitur dan hasil industri.

“Pelemahan ekonomi tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Kondisi ini berdampak pada penurunan permintaan barang dari negara-negara tujuan ekspor,” ujarnya.

Dengan masih belum adanya pertumbuhan permintaan, saat ini kalangan industri sedikit mengerem produktivitasnya. Produk dilakukan hanya untuk memenuhi permintaan kontrak yang sudah ada. “Kami tidak berani melakukan stok produk karena memang kondisinya seperti ini, semua belum stabil,” sambungnya.

Frans menambahkan, saat ini untuk permintaan dalam negeri juga belum terlalu baik. Bahkan menjelang Idul Fitri permintaan meningkat tidak lebih dari 5%. “Tahun ini masih seperti tahun 2015 lalu dimana permintaan dalam negeri menjelang lebaran hanya mengalami peningkatan cukup kecil,” imbuhnya.

General Manager PT Sandang Asia Maju Abadi, Deddy Mulyadi Ali menambahkan, sejumlah perusahaan garmen di Jawa Tengah terus mencari celah pasar baru untuk memasarkan produk mereka di pasar luar negeri. Beberapa negara dianggap potensial adalah Selandia Baru dan Australia.

“Saat ini ekspor terbesar untuk garmen masih dengan tujuan Amerika dan Eropa, sementara untuk negara-negara lain masih sangat kecil,” katanya.

Dia menambahkan, ekspor Jateng saat ini masih cukup lemah di wilayah ASEAN. Contohnya ekspor ke kawasan ASEAN selama Januari-Maret 2016 baru mencapai USD102,13 juta atau berkontribusi sebesar 7,65 % terhadap total ekspor Jawa Tengah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Mendag Sebut Top 10...
Mendag Sebut Top 10 Destinasi Ekspor Utama RI Tumbuh 71,65%
Ekspor Nonmigas Maret...
Ekspor Nonmigas Maret Cetak Rekor, Mendag: Bukti Perbaikan Ekonomi
6 Barang Paling Banyak...
6 Barang Paling Banyak Diimpor Indonesia dari Israel di 2024
China Percantik Data...
China Percantik Data Ekspor, Kredibilitas Dipertanyakan
Membaiknya Ekspor-Impor...
Membaiknya Ekspor-Impor Tandai Pulihnya Ekonomi Domestik
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
16 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
51 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved