Anggaran Berubah, Ditjen Penyediaan Perumahan Pangkas Belanja Rp355,3 M

Kamis, 16 Juni 2016 - 00:53 WIB
Anggaran Berubah, Ditjen...
Anggaran Berubah, Ditjen Penyediaan Perumahan Pangkas Belanja Rp355,3 M
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan penghematan pemotongan belanja sebesar Rp355,3 miliar dalam pagu APBN-P 2016 ini. Pemotongan belanja dilaksanakan dengan melakukan pemblokiran mandiri (self blocking) pada satuan-satuan kerja (Satker) di lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan.

"Pada APBN-P tahun 2016 ini kami mengusulkan penghematan anggaran sebesar Rp355,3 miliar untuk program penyediaan perumahan," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (15/6/2016)

Syarif menjelaskan, perubahan anggaran pada APBN-P 2016 menjadi dasar penghematan dan penambahan anggaran dalam rangka pembangunan infrastruktur dalam mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Jadi meski ada penghematan anggaran, Ditjen Penyediaan Perumahan juga memperoleh penambahan anggaran yang cukup signifikan.

"Pagu awal anggaran yang dikelola oleh Ditjen Penyediaan Perumahan sebesar Rp7,697 triliun dan dilakukan penghematan Rp355,3 miliar. Namun dalam rangka mendukung Asian Games 2018 kami mendapat tambahan anggaran Rp800 miliar. Jadi total pagu akhir yang kami kelola jumlahnya Rp8,12 triliun," ujarnya.

Penghematan belanja, imbuh Syarif, dilakukan dengan pemblokiran mandiri terhadap anggaran yang dikelola oleh Satker yang ada. Pemblokiran Satker di pusat (8 Satker) sebesar Rp297,9 miliar, Satker Non Vertikal Tertentu (SNVT) sebanyak 19 Satker sebesar Rp53,4 miliar, dan Satker Dekonsentrasi (34 Satker) sebesar Rp4 miliar.

Terkait rincian penghematan berdasarkan kegiatan berupa pengurangan volume rumah susun sebanyak 1.184 unit (Rp110 M), rumah khusus berkurang 444 unit (Rp47 M), program peningkatan kualitas rumah swadaya berkurang 790 unit (Rp12 M), bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) rumah umum sebanyak 17.000 unit (Rp152,3 M) dan dukungan manajemen dan perencanaan seperti operasional dan gaji berkurang Rp 32,9 M.

Adanya pengurangan volume Rusun dan Rusus selain karena penghematan, juga karena penyesuaian tipologi dan harga satuan. Total unit hunian dari 112.992 unit berkurang menjadi 110.574 unit.

"Khusus untuk penambahan anggaran APBN-P 2016 sebesar Rp800 miliar akan digunakan untuk percepatan pembangunan rumah susun atlet Kemayoran. Pembangunan dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak 2016-2017 sebanyak 10 tower," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
8 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
32 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
34 menit yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
43 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
44 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Infografis
9 IAIN Berubah Jadi...
9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar 11 PTKN yang Beralih Status
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved