Bursa Saham Asia Mixed, IHSG Dibuka Menguat Tipis
Kamis, 16 Juni 2016 - 09:16 WIB
Bursa Saham Asia Mixed, IHSG Dibuka Menguat Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis 4,62 poin atau 0,10% ke level 4.819,23 di tengah variatifnya (mixed) bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 6,77 poin atau 0,14% ke level 4.814,82. Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat bursa saham China menguat tajam.
Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (16/6/2016), Pasar saham Asia pada hari in dibuka variatif (mixed) dengan Indeks saham Jepang jatuh terdalam dibanding yang lainnya. Karena, yen terhadap USD terpengaruh keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,77% dengan sebagian besar sektor perdagangan mengalami kenaikan. Sementara di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,80% karena yen turun menjadi 105,61 terhadap USD di perdagangan pagi, dibandingkan dengan posisi kemarin sore di level 106,25. Di Korea Selatan, Indeks Kospi mendatar.
Sementara di Amerika Serikat, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 34,65 poin atau 0,2% ke level 17.640,17. Indeks S&P 500 turun 3,82 poin atau 0,18% ke level 2.071,50 dan indeks Nasdaq melemah 8,62 poin atau 0,18% ke level 4.834,93.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,39%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor perdagangan yang turun 0,19%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp10,96 miliar dan aksi beli sebesar Rp14,46 miliar. Tercatat 36 saham menguat, 16 saham melemah dan 41 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp10.175, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp16.650, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp50 menjadi Rp19.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 menjadi Rp43.500, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 menjadi Rp7.025, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp13.900.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 6,77 poin atau 0,14% ke level 4.814,82. Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat bursa saham China menguat tajam.
Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (16/6/2016), Pasar saham Asia pada hari in dibuka variatif (mixed) dengan Indeks saham Jepang jatuh terdalam dibanding yang lainnya. Karena, yen terhadap USD terpengaruh keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,77% dengan sebagian besar sektor perdagangan mengalami kenaikan. Sementara di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,80% karena yen turun menjadi 105,61 terhadap USD di perdagangan pagi, dibandingkan dengan posisi kemarin sore di level 106,25. Di Korea Selatan, Indeks Kospi mendatar.
Sementara di Amerika Serikat, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 34,65 poin atau 0,2% ke level 17.640,17. Indeks S&P 500 turun 3,82 poin atau 0,18% ke level 2.071,50 dan indeks Nasdaq melemah 8,62 poin atau 0,18% ke level 4.834,93.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,39%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor perdagangan yang turun 0,19%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp10,96 miliar dan aksi beli sebesar Rp14,46 miliar. Tercatat 36 saham menguat, 16 saham melemah dan 41 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp10.175, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp16.650, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp50 menjadi Rp19.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 menjadi Rp43.500, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 menjadi Rp7.025, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp13.900.
(izz)
Lihat Juga :