Nyaris Berakhir Menghijau, IHSG Ditutup Melemah Tipis
Kamis, 16 Juni 2016 - 16:36 WIB
Nyaris Berakhir Menghijau, IHSG Ditutup Melemah Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir di zona merah. IHSG hari ini memerah sejak pembukaan tadi pagi dan pada penutupan sore ini berkurang 0,43 poin atau 0,01% ke level 4.814,39. Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat bursa saham Jepang, Indeks Nikkei jatuh.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG dibuka menguat tipis 4,62 poin atau 0,10% ke level 4.819,23 dan pada sesi I melemah 2,74 poin (0,06%) ke level 4.812,09. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup turun 6,77 poin atau 0,14% ke level 4.814,82.
Dilansir CNBC, Kamis (16/6/2016), pasar saham Jepang, Nikkei jatuh setelah Bank of Japan (BOJ)mempertahankan kebijakan moneter yang stabil sesudah dengan harapan.
Nikkei N225 ditutup turun 485,44 poin atau 3,05% ke level 15.434,14, dibanding dengan penurunan 1,10% sebelum keputusan BOJ.
Dalam pernyataan kebijakan, BOJ mengatakan risiko terhadap prospek ekonomi termasuk ketidakpastian di negara berkembang dan pengekspor komoditas ekonomi, khususnya China, dampak dari respon kebijakan moneter dari AS di pasar keuangan global, prospek mengenai masalah utang Eropa dan kegiatan ekonomi, serta sebagai risiko geopolitik.
Sementara, di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun 16,84 poin atau 0,86% ke level 1.951,99. Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 1,98% pada akhir perdagangan sore ini.
Selain itu, pasar saham daratan China ditutup melemah, dengan Indeks komposit Shanghai turun 13,73 poin atau 0,48% ke level 2.873,47, dan Shenzhen turun 4,43 poin atau 0,23% ke level 1.885,43. Sedangkan di Australia, ASX 200 ditutup mendatar di level 5.145,98.
Sektor saham dalam negeri hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan penurunan terdalam adalah aneka industri yang melemah 2,11%. Sementara, sektor yang menguat tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,57%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,94 triliun dengan 5,34 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,72 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,98 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,97 triliun. Tercatat 109 saham menguat, 170 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp390 menjadi Rp4.890, PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp145 menjadi Rp1.170, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp100 menjadi Rp3.700.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 menjadi Rp63.350, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) turun Rp350 menjadi Rp3.160, dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp90 menjadi Rp1.260.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG dibuka menguat tipis 4,62 poin atau 0,10% ke level 4.819,23 dan pada sesi I melemah 2,74 poin (0,06%) ke level 4.812,09. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup turun 6,77 poin atau 0,14% ke level 4.814,82.
Dilansir CNBC, Kamis (16/6/2016), pasar saham Jepang, Nikkei jatuh setelah Bank of Japan (BOJ)mempertahankan kebijakan moneter yang stabil sesudah dengan harapan.
Nikkei N225 ditutup turun 485,44 poin atau 3,05% ke level 15.434,14, dibanding dengan penurunan 1,10% sebelum keputusan BOJ.
Dalam pernyataan kebijakan, BOJ mengatakan risiko terhadap prospek ekonomi termasuk ketidakpastian di negara berkembang dan pengekspor komoditas ekonomi, khususnya China, dampak dari respon kebijakan moneter dari AS di pasar keuangan global, prospek mengenai masalah utang Eropa dan kegiatan ekonomi, serta sebagai risiko geopolitik.
Sementara, di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun 16,84 poin atau 0,86% ke level 1.951,99. Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 1,98% pada akhir perdagangan sore ini.
Selain itu, pasar saham daratan China ditutup melemah, dengan Indeks komposit Shanghai turun 13,73 poin atau 0,48% ke level 2.873,47, dan Shenzhen turun 4,43 poin atau 0,23% ke level 1.885,43. Sedangkan di Australia, ASX 200 ditutup mendatar di level 5.145,98.
Sektor saham dalam negeri hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan penurunan terdalam adalah aneka industri yang melemah 2,11%. Sementara, sektor yang menguat tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,57%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,94 triliun dengan 5,34 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,72 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,98 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,97 triliun. Tercatat 109 saham menguat, 170 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp390 menjadi Rp4.890, PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp145 menjadi Rp1.170, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp100 menjadi Rp3.700.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 menjadi Rp63.350, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) turun Rp350 menjadi Rp3.160, dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp90 menjadi Rp1.260.
(izz)
Lihat Juga :