Tahun 2016 Dianggap Tahun yang Baik bagi Perbankan Syariah

Jum'at, 17 Juni 2016 - 02:52 WIB
Tahun 2016 Dianggap...
Tahun 2016 Dianggap Tahun yang Baik bagi Perbankan Syariah
A A A
JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, pada tahun ini sektor perbankan syariah di Indonesia diprediksi dapat tumbuh lebih tinggi. Diperkirakan, bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) masih mencatatkan pertumbuhan signifikan di tahun ini.

"Hal itu terkait dengan telah rampungnya proses konsolidasi dua BUS terbesar dengan nilai mencapai Rp15 triliun-Rp20 triliun," ujar Presiden Direktur Karim Consulting, Adiwarman Karim di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Faktor lainnya yakni adanya konversi bank umum konvensional yakni Bank Aceh yang berkonversi menjadi bank umum syariah tahun ini.

Menurut Adi, langkah tersebut dapat memberi tambahan aset bank syariah menjadi sekitar Rp20 triliun. Dia menjelaskan, meski tahun ini akan menjadi tahun yang baik bagi sektor perbankan syariah, namun Adi mengingatkan ada beberapa hal yang harus diwaspadai diantaranya adanya pergantian top management pada beberapa bank umum syariah yang masuk kategori Top Five serta ada beberapa rencana merger bank syariah BUMN.

Adi juga memperingatkan, bahwa masih ada tantangan bagi industri perbankan syariah ke depannya, salah satunya risiko kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL). Karena itu perbankan syariah diharap bisa menjaga kualitas kreditnya.

Menurutnya, risiko tersebut masih akan membayangi perbankan syariah di tahun 2017. "Tantangan paling berat pada bank-bank syariah justru akan terjadi di tahun depan. Namun, hal tersebut bisa diatasi asal kondisi makro ekonomi nasional membaik," ungkap dia.

Kedepan, menurutnya, masih akan ada sentimen positif yang bisa mendorong bank syariah tahun ini, seperti adanya KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah) yang dipimpin oleh Presiden yang akan membuat adanya harmonisasi dari proyek-proyek strategis.

"Serta adanya BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) yang bakal menambah long term liquidity pada perbankan syariah,” papar Adi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Wapres Resmikan Operasional...
Wapres Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Jadi Awal Kemudi Ekonomi Syariah
Ada dari Negara Tetangga,...
Ada dari Negara Tetangga, Berikut 5 Bank Syariah Terbesar di Dunia
Terungkap! Ini Dia Bank...
Terungkap! Ini Dia Bank Syariah Pertama di Indonesia
Mau Tahu Fokus Bisnis...
Mau Tahu Fokus Bisnis Bank Syariah Indonesia, Cek di Sini
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved