Wall Street Rebound Usai Anggota Parlemen Inggris Ditembak Mati

Jum'at, 17 Juni 2016 - 07:47 WIB
Wall Street Rebound...
Wall Street Rebound Usai Anggota Parlemen Inggris Ditembak Mati
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup naik setelah melemah lima hari secara beruntun. Penguatan ini disebabkan karena investor mencerna implikasi atas kematian seorang anggota parlemen Inggris dan bisa memengaruhi referendum yang akan datang pada Inggris akan meninggalkan Uni Eropa.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (17/6/2016), Indeks Dow Jones industrial average naik 92,93 poin atau 0,53% ke level 17.733,1, Indeks S&P 500 naik 6,49 poin atau 0,31% ke level 2.077,99 dan Nasdaq Composite naik 9,98 poin atau 0,21% ke level 4.844,92.

Seorang anggota parlemen Inggris ditembak mati di jalan di Inggris utara, menyebabkan penghentian sementara atas kampanye untuk referendum pekan depan keanggotaan Uni Eropa. Anggota parlemen, Jo Cox telah menjadi pendukung suara dari Inggris yang tersisa di Uni Eropa.

Prospek voting Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa akan dilaksanakan pada 23 Juni telah memengaruhi pasar. "Kami melihat poundsterling bergerak menguat dari posisi terendah, yang Treasuries datang dari posisi tertinggi mereka dan saham berada dari posisi terendah mereka. Orang-orang mengantisipasi bahwa ini bisa menjadi salah satu hal yang ternyata suara tetap kembali mendukung," kata Lou Brien, ahli strategi pasar di perdagangan DRW di Chicago.

Saham global telah berada di bawah tekanan selama sepekan di tengah menjulang ketidakpastian tentang Inggris dan fokus pada kebijakan bank sentral.

"Saya percaya ada banyak posisi yang terjadi menjelang acara yang mencoba untuk lindung nilai risiko hasil negatif, dan hasil negatif untuk pasar akan menjadi orang untuk pergi," kata Walter Todd, kepala investasi di Greenwood Capital Associates di Greenwood, Carolina Selatan.

The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu kemarin memutuskan untuk tidak menhubah nilai suku bunga, tetapi sinyalemen masih direncanakan untuk dua kenaikan tahun ini. Ketua The Fed Janet Yellen mengakui kebutuhan untuk melihat tanda-tanda yang jelas dari kekuatan ekonomi sebelum menaikkan tarif.

Indeks S&P naik lebih dari 1% untuk tahun ini, rebound sejak pertengahan Februari dengan bantuan dari harga minyak yang lebih tinggi. Namun, kemarin saham energi menurun sendirian atau jatuh 0,2% karena harga minyak merosot ke posisi terendah dalam satu bulan.

Saham Merck (MRK.N) naik 2,5% menopang indeks Dow Jones dan S&P, setelah hasil uji klinis yang positif untuk obat kanker Keytruda. Saham Cavium (CAVM.O) turun 17,5% setelah pembuat chip tersebut mengatakan akan membeli pembuat peralatan jaringan QLogic (QLGC.O) sekitar USD1,36 miliar, dan saham QLogic naik 9,3%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
2 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
3 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
3 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
4 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved