Rupiah Siang Lesu, IHSG Jaga Tren Positif
Selasa, 21 Juni 2016 - 12:34 WIB
Rupiah Siang Lesu, IHSG Jaga Tren Positif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I masih lesu setelah pagi tadi dibuka melemah. Penurunan mata uang Garuda siang ini seiring dengan membaiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bertahan di zona hijau.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah ke level Rp13.280/USD dengan kisaran harian Rp13.240-Rp13.295/USD. Posisi tersebut tidak berdaya dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.255/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah terparkir pada posisi Rp13.278/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.260/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran Rp13.253-Rp13.304/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat pada data Sindonews bersumber dari Limas yang hingga sesi I berada di level Rp13.282/USD. Posisi ini turun tipis dibanding penutupan kemarin Rp13.257/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.286/USD. Posisi ini tercatat masih lemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.260/USD.
Adapun IHSG sesi I menjaga tren positif sejak pagi tadi dengan kenaikan 10,54 poin atau 0,22% ke level 4.874,07. Sementara pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 9,26 poin atau 0,19% ke level 4.872,79 dan pada perdagangan kemarin ditutup menguat 28,39 poin atau 0,59% ke level 4.863,53.
Sektor saham di dalam negeri siang ini memperlihatkan penguatan. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah properti sebesar 1,43%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumen yang turun 0,33%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,94 triliun dengan 4,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp312,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp937,1 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp1,24 triliun. Tercatat 164 saham menguat, 104 saham melemah dan 102 saham stagnan.
Berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah ke level Rp13.280/USD dengan kisaran harian Rp13.240-Rp13.295/USD. Posisi tersebut tidak berdaya dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.255/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah terparkir pada posisi Rp13.278/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.260/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran Rp13.253-Rp13.304/USD.
Pelemahan rupiah juga tercatat pada data Sindonews bersumber dari Limas yang hingga sesi I berada di level Rp13.282/USD. Posisi ini turun tipis dibanding penutupan kemarin Rp13.257/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.286/USD. Posisi ini tercatat masih lemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.260/USD.
Adapun IHSG sesi I menjaga tren positif sejak pagi tadi dengan kenaikan 10,54 poin atau 0,22% ke level 4.874,07. Sementara pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 9,26 poin atau 0,19% ke level 4.872,79 dan pada perdagangan kemarin ditutup menguat 28,39 poin atau 0,59% ke level 4.863,53.
Sektor saham di dalam negeri siang ini memperlihatkan penguatan. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah properti sebesar 1,43%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumen yang turun 0,33%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,94 triliun dengan 4,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp312,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp937,1 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp1,24 triliun. Tercatat 164 saham menguat, 104 saham melemah dan 102 saham stagnan.
(akr)
Lihat Juga :