Mendag Waspadai Brexit Lemahkan Kepercayaan Investor

Selasa, 28 Juni 2016 - 13:45 WIB
Mendag Waspadai Brexit...
Mendag Waspadai Brexit Lemahkan Kepercayaan Investor
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong menilai, hengkangnya Ingris dari Uni Eropa (Brexit) memang tidak akan berdampak langsung terhadap kondisi perekonomian negara di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Namun, perceraian tersebut bisa mengakibatkan perekonomian dunia yang tidak stabil semakin terseok.

(Baca Juga: Mendag: Inggris Cerai dari Uni Eropa Bukan Kabar Gembira)

Dia mengatakan, meskipun Indonesia tidak mengalami dampak langsung dari referendum Brexit, namun yang perlu diperhatikan adalah runtuhnya kepercayaan investor secara global dapat mengakibatkan laju pertumbuhan ekonomi dunia menjadi semakin lamban.

"Dampaknya langsung kepada kepercayaan investor secara global, kepercayaan pelaku, kegelisahan investor itu yang bisa mengakibatkan perlambanan laju ekonomi dunia," katanya di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

(Baca Juga: 30 Gubernur Bank Sentral Dunia Siap Jaga Stabilitas Pasca Brexit)

Kendati demikian sambung pria yang akrab disapa Tom Lembong ini, sejauh ini pemerintah belum menganalisa dampak dari Brexit terhadap perdagangan dan kegiatan ekspor-impor antara Inggris dan Indonesia. Pasalnya, kondisi Inggris pasca referendum tersebut masih belum bisa ditebak.

"Masih terlalu dini, ini kan baru referendum. Bentuk persisnya dari cerai ini masih belum ketahuan, ini masih butuh perundingan antara pihak Inggris dan pihak Uni Eropa," imbuh dia.

Menurutnya, bentuk perceraian yang dipilih Inggris terhadap Uni Eropa baru akan ketahuan pada pekan berikutnya. Sehingga, pemerintah pun saat ini belum melakukan persiapan apapun untuk mengantisipasi dampak Brexit tersebut.

"Ada beberapa variasi bentuk cerai, ada pisah total, ada yang cuma terpisah tapi berasosiasi. Jadi detil-detil ini harus perlu diuraikan dalam hari dan minggu berikutnya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Lewat Sektor Perdagangan,...
Lewat Sektor Perdagangan, Kemendag Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Tiga Jurus Kemendag...
Tiga Jurus Kemendag Masifkan Ekonomi Digital
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
34 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Waspadai Gejalanya Virus...
Waspadai Gejalanya Virus B Langka yang Ditemukan di Hong Kong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved