Diguncang Brexit, Tax Amnesty Diklaim Mampu Topang Ekonomi RI

Rabu, 29 Juni 2016 - 19:03 WIB
Diguncang Brexit, Tax...
Diguncang Brexit, Tax Amnesty Diklaim Mampu Topang Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung meyakini, kebijakan pengampunan pajak atau tax amensty yang rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Juli 2016 akan mampu menopang kondisi perekonomian Indonesia, pasca diguncang keputusan Inggris untuk hengkang dari Uni Eropa (Brexit).

Dia menuturkan, dengan adanya pengampunan pajak maka ekonomi Indonesia yang belum sepenuhnya pulih perlahan dapat membaik.

"Hal itu terlihat dari bagaimana setelah Undang-undang (UU) Tax Amnesty disahkan pasar merespons, meskipun Brexit dunia goncang, tapi kurs rupiah dan pasar modal dua-duanya mengalami penguatan‎," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

(Baca Juga: Ini Tiga Pintu Masuk Uang Tax Amnesty)

Lanjut dia diharapkan parlemen segera mengirimkan surat kepada pemerintah terkait pengesahan UU Tax Amnesty tersebut. Meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki waktu 30 hari untuk pengesahan, namun diharapkan surat tersebut segera masuk sehingga rencana pengimplementasian pada 1 Juli 2016 dapat terlaksana.

"‎Begitu surat masuk, Presiden tentu akan segera menandatangani UU tersebut supaya efektif dijalankan. Dan karena sudah menyebut dalam UU itu, sudah berlaku 1 juli 2016 sampai dengan 31 Maret 2017, maka efektivitas menjadi penting," imbuh dia.

Selain itu, sambung Politisi PDIP ini, pemerintah juga akan segera menyiapkan instrumen pengampunan pajak. Hal ini agar setelah tax amnesty dijalankan, maka hasil dari dana repatriasi atau deklarasi tersebut dapat segera digunakan untuk pembangunan.

"‎Jadi pemerintah tidak hanya semata berfikir akan mendapatkan sejumlah uang untuk masuk ke APBN, tapi yang paling penting berapa jumlah uang deklarasi dan repatriasi sehingga bisa digunakan untuk pembangunan. Karena itu memberikan multiflier effect untuk pembangunan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Tarif PPN Naik Jadi...
Tarif PPN Naik Jadi 12%, Ekonomi RI Bisa Melemah Lagi
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Bebas Pajak Mobil Baru...
Bebas Pajak Mobil Baru Bukan Penolong, Ekonomi RI Tetap Kontraksi
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
49 menit yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
3 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
5 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
5 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved