Menkeu: Bank Jangan Perang Suku Bunga, Tarik Dana Repatriasi

Kamis, 14 Juli 2016 - 11:54 WIB
Menkeu: Bank Jangan...
Menkeu: Bank Jangan Perang Suku Bunga, Tarik Dana Repatriasi
A A A
JAKARTA - Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) membuat masyarakat yang punya dana di luar negeri bisa memindahkannya ke dalam negeri atau repatriasi. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, perbankan jangan perang suku bunga untuk menarik dana repatriasi.

"Ya kami minta jangan, begitu saja," ujar Bambang di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Bambang menjelaskan, penunjukan bank persepsi guna menampung dana repatriasi tidak akan membuat iri bank lain yang tidak ditunjuk. Sebab, pemerintah sudah menunjuk banyak bank.

"Banknya banyak kok yang masuk. Kalau bank persepsi untuk uang tebusan. Bank persepsi yang ada sekarang, semuanya untuk yang repatriasi utamanya buku tiga, buku empat yang berbadan hukum di Indonesia, sudah itu," katanya.

(Baca: Penunjukan Tujuh Bank Persepsi Diminta Libatkan OJK)

Sebagai informasi, bank dengan buku tiga adalah bank dengan modal inti paling sedikit Rp5 triliun hingga Rp30 triliun. Dan bank dengan buku empat adalah bank dengan modal inti paling sedikit Rp30 triliun.

Dia memastikan pemerintah akan selalu memantau para bank persepsi yang sudah ditunjuk. Menurutnya, perbankan tidak perlu bersaing berlebihan karena dana repatriasi banyak lari ke instrumen keuangan lain seperti pasar modal.

"Ya yang pasti dimonitor, tidak harus dengan rebutan karena kebanyakan kan tidak harus lari ke bank. Banyak juga ke instrumen-instrumen keuangan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
5 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
6 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved