Rupiah Menanti PMK Tax Amnesty

Minggu, 17 Juli 2016 - 19:21 WIB
Rupiah Menanti PMK Tax...
Rupiah Menanti PMK Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pekan depan, lebih dahulu akan menanti dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Tax Amnesty (pengampunan pajak). Sehingga, rupiah diharapkan bisa semakin menguat.

David menjelaskan, jika PMK Tax Amnesty bisa keluar dengan tanpa hambatan maka rupiah diperkirakan akan menguat. Bahkan bisa meninggalkan level Rp13.000/USD.

"Kalau tax amnesty jalan, direspons bisa di bawah Rp13.000/USD. Apalagi kalau PMK satu dua hari ke depan sudah jalan, PMK tarif paling rendah 3% dari sejak keluar sampai tiga bulan ke depan," ujarnya, saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (17/7/2016).

Dia memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp12.900/USD-Rp13.250/USD pekan depan. "Saya rasa bawahnya di Rp12.900/USD, atasnya Rp13.250/USD. Harusnya sih bisa ke level Rp12.000-an/USD kalau PMK keluar pekan depan," katanya.

Menurut David, pemerintah akan melihat terlebih dahulu pada tiga bulan pertama tersebut untuk memperkirakan potensi dana yang masuk dari tax amnesty. "Tiga bulan pertama berapa yang bisa dihimpun. Sehabis itu tiga bulan berikutnya sampai Desember 2016," tutur David.

Sementara, lanjut dia, dengan derasnya aliran dana yang masuk dari kebijakan tax amnesty bukan tidak mungkin membuat rupiah terlalu menguat. Hal ini yang menjadi kekhawatiran karena fluktuasinya terlalu tinggi.

"Rupiah terlalu menguat atau terlalu melemah merugikan. Mestinya naik atau turun namanya fluktuasi bisa minimum, harusnya bisa stabil, mungkin ini yang dikhawatirkan pemerintah," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah di Awal Pekan...
Rupiah di Awal Pekan Berakhir Tak Berdaya ke Level Rp15.519/USD
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved