DPR Imbau Singapura Tidak Berlakukan Penghapusan Pajak

Selasa, 19 Juli 2016 - 10:32 WIB
DPR Imbau Singapura...
DPR Imbau Singapura Tidak Berlakukan Penghapusan Pajak
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Ade Komarudin meminta agar Singapura tidak memberlakukan kebijakan penghapusan dana bagi para pemilik aset besar. Ia menyebut, adanya isu tersebut, akan membuat kerugian bagi negara lainnya disekitar Singapura, terutama Indonesia.

"Jadi ada isu, ini isu ya, mudah-mudahan tidak benar. Bahwa di Singapura sedang dibuat satu kebijakan bahwa bagi yang punya dana di bank akan dibebaskan pajaknya kalau tidak menarik dananya," kata Akom--panggilan akrab Ade--di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Ia mengingatkan kepada Singapura bahwa penghapusan pajak tersebut tidak perlu dilakukan. Mengingat akan membawa dampak kerugian pada perekonomian di Indonesia.

"Semoga diurungkan kebijakan itu, dan semoga rencana kebijakan itu tidak benar. Tetapi kalau benar tolong diurungkan," tambahnya.

Ia menyebut, hal itu akan sangat menghambat bagi berhasilnya undang-undang tax amnesty. Karena UU Tax Amnesty ini dibuat dengan sepenuhnya oleh Dewan dan Pemerintah untuk memajukan perekonomian yang ada di Indonesia.

"Tax amnesty ini kan agar bagaimana Indonesia ini "bernapas lumayan" oleh karena melesunya perekonomian dunia yang berdampak besar kepada Indonesia. Untuk napas saja sudah dihambat, apalagi hal lainnya. Jangan lupa,kalau terjadi apa-apa dengan ekonomi Indonesia, ekonomi ASEAN pun, dalam hal ini termasuk Singapura, terganggu juga," tandasnya.

"Kita bertetangga, berbatasan. Sangat dekat, hubungan sudah lama, jangan dirusak hanya karena ego yang berlebihan dari Singapura untuk hal-hal yang sebenarnya itu terlalu kecil untuk mereka (singapura)," tuturnya.

Politikus Golkar ini mengimbau kepada para konglomerat agar tidak mudah tergiur tawaran kebijakan hal tersebut. Dan ia menyebut bahwa jika hal tersebut terjadi maka nasionalisme negara Indonesia akan jatuh.

"Mereka (Singapura) harus memikirkan tetangga yang cukup besar massanya tetapi kesejahteraan masih di bawah mereka. Dan kepada para konglomerat, saya juga imbau soal ini, mereka hidup di negeri ini, cari uang di negeri ini, kaya di negeri ini, jangan menuruti iming-iming kebijakan bebas pajak. Jangan sampai itu terjadi, nasionalisme kita jatuh. Pikirkan negeri ini. Kaya raya di sini, jadi pikirkan," tandasnya.

Akom menyebut agar Pemerintah Singapura harus bijak menyikapi hal ini. Dan pemerintah Singapura jangan terlalu mengedepankan ego. "Jangan dipikir enggak akan berdampak ya, kita kan satu kawasan. Jadi akan berdampak pada yang lain. Jadi tolong ini diurungkan. Ini kan isu, mudah-mudahan tidak benar ya," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rasio Pajak RI Masih...
Rasio Pajak RI Masih Rendah Dibandingkan Negara ASEAN Lain
Ekonomi Islam Semakin...
Ekonomi Islam Semakin Menggurita di Kawasan ASEAN
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Perkuat Kemitraan Strategis dan Dorong Integrasi Ekonomi Kawasan
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved