Soal Bank Sistemik, OJK Diminta Tegas dan Transparan

Kamis, 21 Juli 2016 - 18:48 WIB
Soal Bank Sistemik,...
Soal Bank Sistemik, OJK Diminta Tegas dan Transparan
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta bersikap tegas terhadap bank-bank yang masuk kategori sistemik. Hal ini menanggapi pernyataan OJK yang mengatakan akan segera memutuskan bank apa saja yang masuk kategori sistemik dengan batas waktu hingga akhir Juli 2016.

"OJK harus mempunyai langkah langkah yang jelas, tegas dan tranparans terhadap bank bank tersebut (yang masuk kategori sistemik) jangan sekedar mengelompokan saja. Tapi harus ada solusi bagaimana memperkuat permodalan bank-bank tersebut," ucap Presiden Direktur Center for Banking Crisis (CBC) Ahmad Deni Daruri di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Dia menambahkan seharusnya OJK meminta pemilik bank yang masuk kategori sistemik untuk segera menambah setoran modal untuk menguatkan bank. Jika pemilik bank itu tidak mempunyai dana, maka disarankan agar dijual kepada investor kuat dengan cara private placemen, akuisisi ataupun merger.

Mengingat kondisi global dimana pertumbuhan ekonomi terus dipangkas menurun, lanjut dia maka OJK harus bergerak cepat mengatasi bank itu agar nantinya tidak menimbulkan risiko sistemik kepada industri keuangan.

"Penguatan permodalan sangat diperlukan untuk perbankan agar jika terjadi krisis ekonomi tidak menimbulkan resiko sistemik kepada industri keuangan di Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan Nelson Tampubolon menerangkan akan ada 12 bank yang masuk kategori bank sistemik. Meski belum disebutkan nama bank tersebut, tapi di antaranya bank BUKU IV dan bank BUKU III.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
16 menit yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
34 menit yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
10 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
10 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
10 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved