OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan

Selasa, 05 Mei 2020 - 17:51 WIB
loading...
OJK Optimistis Skema...
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis strategi bantalan likuiditas perbankan yang disiapkan dapat menahan apabila kondisi ekonomi memburuk. OJK akan mengandalkan strategi bank anchor untuk menyalurkan pinjaman dari BI.

Bantalan likuiditas dibutuhkan karena perusahaan yang kesulitan dana akan menarik deposito di perbankan. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjelaskan, pemerintah menyiapkan skema untuk menyangga likuiditas bank melalui beberapa bank yang ditunjuk sebagai bank anchor. Beberapa bank tersebut akan menampung dana dari BI melalui repo untuk dipinjamkan ke bank yang membutuhkan.

Persiapan lainnya yang dilakukan dengan membuat nota kesepahaman dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjamin kecepatan prosedur yang sangat dibutuhkan dalam kondisi saat ini.

"Mekanisme yang paling penting disiapkan saat ini sebelum nanti dieksekusi. Saat ini kondisi likuiditas bank masih terjaga dan bisa meminjam dari bank lainnya (interbank call money). Namun jika masih kurang, mereka dapat meminjam dari BI melalui repo pada bank anchor tersebut," ujar Wimboh dalam video conference bersama MNC Media Group di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Dia menjelaskan, apabila nanti terdapat bank yang memiliki kendala likuiditas saat restrukturisasi maka OJK akan memanggil pemilik bank untuk melakukan setor modal. Apabila tidak berhasil bank tersebut dapat menggadaikan aset kreditnya. Aturan ini terdapat dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020.

"Aset kredit yang digadaikan harus yang lancar atau setidaknya kolektibilitas satu atau dua. Ini demi menjaga moral hazard. Besaran bunganya harus mengikuti harga pasaran bahkan di atas interbank call money. Supaya tidak menjadi opsi pertama," ujarnya.

Lebih lanjut dia menerangkan tidak ada risiko pada bank karena dana tersebut bukan milik mereka. Bahkan bank anchor diuntungkan karena bisa dapat marjin dari suku bunga repo rate yang dijanjikan murah. Sehingga kalau dipinjamkan dengan interbank call money akan ada marjin untuk yang meminjamkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Pertumbuhan Kredit Februari...
Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved