WNI Disandera, Moratorium Ekspor Batu Bara ke Filipina Dievaluasi

Kamis, 21 Juli 2016 - 23:01 WIB
WNI Disandera, Moratorium...
WNI Disandera, Moratorium Ekspor Batu Bara ke Filipina Dievaluasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih belum memutuskan soal rencana menghentikan sementara (moratorium) ekspor batu bara ke Filipina. Moratorium tersebut dimaksudkan agar Filipina dapat memberikan jaminan keamanan bagi kapal yang berlayar di sekitar wilayah perairannya.

‎Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengevaluasi langkah yang akan diambil akibat peristiwa penyanderaan tujuh warga negara Indonesia (WNI) di perairan Filipina tersebut.

"Jadi kita sampai saat ini masih mengevaluasi apakah perlu sampai mengeluarkan moratorium ataupun menyatakan force majeur terhadap itu," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (21/7/2016).

(Baca Juga: 534 Izin Tambang Bermasalah Akhirnya Dicabut)

Kendati demikian, dia mengaku faktor keselamatan dan keamanan WNI yang disandera tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk pemerintah melakukan moratorium terhadap ekspor batu bara ke Filipina. Meskipun, hingga saat ini perusahaan tambang yang biasa mengirim batu bara ke negara tersebut tidak mengeluhkan kendala apapun.

"Memang kita mementingkan keselamatan dan keamanan warga negara. Bagaimana pun juga kita akan lihat, dan sampai saat ini perusahaan-perusahaan tidak ada keluhan terhadap permasalahan itu," tandasnya.

Sebagai informasi, peristiwa penyanderaan tujuh warga negara Indonesia di perairan Filipina, dinilai akan berdampak pada persoalan ekonomi kedua negara. Pasalnya, para anak buah kapal Charles 001 yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf itu mengangkut batu bara. Sekitar 96% pembangkit listrik di Filipina disuplai dari batu bara asal Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Indonesia untuk PLTU Tahun 2022
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Krisis Batu Bara Sudah Berlalu
Lampaui Target, Realisasi...
Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
Harga Batu Bara DMO...
Harga Batu Bara DMO Lebih Murah, Kementerian ESDM: Ini Haknya Rakyat
Gasifikasi Jadi Tumpuan...
Gasifikasi Jadi Tumpuan Bisnis Baru Perusahaan Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Tahun Depan Diproyeksikan Capai 172 Juta
Berita Terkini
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
41 menit yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
2 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
6 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
14 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
14 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
15 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved