alexametrics

Tak Pernah Sowan, Menteri ESDM Semprot Dirut PLN

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku tidak memiliki komunikasi bagus dengan Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir. Bahkan, orang nomor satu di PLN itu tidak pernah mengunjungi ruang kerjanya.

(Baca: Sudirman Said Minta Rini Tak Jadikan PLN Cuma Cari Duit)

Menurutnya, Bos PLN tersebut sering absen jika diundang dalam suatu acara. Sehingga, ESDM tidak mau proyek yang melibatkan PLN seperti listrik 35.000 Megawatt (MW) bisa gagal hanya karena kelakuan tidak komunikatif dari Sofyan.



"Saya mau bangun realita. Pak Sofyan dua tahun enggak pernah duduk di ruangan saya, yang paling sering itu acara-acara kita undang, Dirut PLN enggak ada. Saya tidak mau ada catatan kegagalan 35.000 MW itu akibat perilaku pimpinan (Sofyan Basir)," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Selain itu, Mantan dirut Pindad ini geram dengan sepak terjang Sofyan yang sering membuat persepsi sendiri di publik dengan memanfaatkan media. Namun, Sudirman Said tidak naik pitam sendirian, DPR juga pernah murka kepada bos PLN tersebut.

"DPR pernah marah-marah kok enggak pernah hadir segala macam tapi kalau terus main di belakang itu perang modern. Jangan gitu lah, sampaikan ini, hari ini saya berbicara keras," kata dia.

Sudirman mengaku sudah memperingatkan PLN sebagai penyelenggara utama listrik nasional. Presiden Joko Widodo bahkan mengimbau untuk jangan banyak membangun pembangkit tapi lebih menyerahkan ke swasta dan tinggal membeli listriknya.

"Saya sudah mengingatkan PLN sebagai penyelenggara utama listrik. Catatan Presiden, Presiden memberi idiom, PLN belilah setrum bukan mesin. Artinya, pembangkit secukupnya, sisanya swasta agar percepatan terjadi," pungkasnya.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top