Bankir Dunia Cari Celah Kekurangan Tax Amnesty

Sabtu, 23 Juli 2016 - 15:14 WIB
Bankir Dunia Cari Celah...
Bankir Dunia Cari Celah Kekurangan Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty menurut Pengamat Ekonomi Yanuar Rizki membuat perbankan khususnya bankir atau lembaga otoritas keuangan negara lain mencoba mencari celah. Hal ini lantaran mereka ingin membiarkan uang orang Indonesia tetap bertahan di luar negeri.

(Baca Juga: Kebijakan Tax Amnesty RI Bikin Singapura Gerah)

Hal ini, secara tidak langsung akan membuat bankir dari luar negeri mencari kekurangan dari kebijakan yang baru saja diluncurkan oleh pemerintah. Salah satunya terjadi di Singapura yang digadang-gadang tengah menyiapkan strategi untuk menggagalkan masuknya dana repatriasi ke Indonesia.

"Ini menjadi celah dan peluang banker lain memanfaatkan kelemahan dari tax amnesty. Karena saat ini Singapura sedang bersiap-siap. Mereka mengeluarkan insentif baru, sebagai wajib pajak (WP) yang kaya raya bisa saja ini akan dipermainkan," kata dia saat diskusi Polemik Sindotrijaya bertajuk Kejarlah Pajak Kau Ku-Ampuni di Warung Daun Jakarta, Sabtu, (23/7/2017).

(Baca Juga: Niat Singapura Jegal Tax Amnesty Akan Gagal)

Yanuar memberikan saran, untuk mengalahkan siasat oknum yang mencoba menggagalkan pulangnya uang orang Indonesia ke tanah air, diharapkan adanya penguatan instrumen iklim investasi. Dia menyarankan pemerintah untuk mensosialisasikan secara spesifik kepastian mengenai instrumen yang menarik, sehingga dapat menarik minat para deposan pribumi di luar negeri.

"Misalnya, soal kesiapan repatriasi securitasnya. Repatriasi dimasukan ke SUN (Surat Utang Negara) kemudian jika di pasar modal dimasukan ke right issue yang mana. Ini yang harus disiapkan segera, sampai sekarang kan belum ada," pungkasnya.

(Baca Juga: Ini Cara Singapura Jegal Tax Amnesty)
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved