Rini Ingin BUMN Tambang Masuk Fortune 500 Companies

Senin, 25 Juli 2016 - 23:33 WIB
Rini Ingin BUMN Tambang...
Rini Ingin BUMN Tambang Masuk Fortune 500 Companies
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, tujuan Menteri BUMN Rini Soemarno membentuk holding BUMN pertambangan agar perusahaan pelat merah sektor tambang bisa lebih besar dan masuk jajaran Fortune 500 Companies.

Adapun empat perusahaan negara bidang pertambangan yang akan dibentuk holding adalah PT Inalum (Persero), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, dan PT Bukit Asam (Persero).

Dia mengatakan, Rini berkeinginan agar BUMN Indonesia bisa seperti China yang bisa masuk jajaran perusahaan besar dunia di berbagai sektor. "Arahan Bu Rini, kita harus jadi Fortune Five Hundred Companies. Kayak China, BUMN listriknya masuk, tambangnya masuk, keuangannya masuk," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Menurutnya, untuk masuk jajaran perusahaan besar dunia, pada tahun lalu BUMN harus memiliki pendapatan (revenue) minimal USD5 miliar. Diperkirakan, beberapa tahun ke depan revenue harus bisa mencapai USD7 miliar hingga USD8 miliar.

"Dan kita ‎kemarin scanning, Fortune Five Hundred Companies itu minimal revenuenya USD5 miliar. Jadi mungkin kalau beberapa tahun lagi antara USD7-8 billion," imbuh dia.

Sesuai perhitungan, sambung mantan Bos Bank Mandiri ini, jika empat perusahaan ini dilebur maka pendapatan perseroan bisa mendekati USD5 miliar. Dengan begitu, cita-cita Menteri BUMN untuk masuk Fortune 500 Companies tidak akan terlalu sulit. (Baca: Bentuk Holding, Rini Ambisi Rajai Bisnis Pertambangan Tanah Air)

"Apalagi kalau nanti Bu Rini bilang, itu ambil Freeport, ambil Newmont. Otomatis revenue kita besar, mungkin bisa menemani Pertamina dan PLN bisa masuk Fortune 500 Companies," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tetap Solid di Enam...
Tetap Solid di Enam Bulan Pertama 2022, Intip Kinerja Antam
Dilepas Freeport ke...
Dilepas Freeport ke Negara, Blok Wabu Belum Diserahkan ke Holding BUMN Tambang
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Menambang Emas, Nikel...
Menambang Emas, Nikel dan Bauksit Bikin Antam Habiskan Duit Rp3,69 M di Februari 2021
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
5 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved