Menperin Airlangga Tantang Industri Furnitur Kembangkan Usaha ke Luar Jawa

Kamis, 28 Juli 2016 - 21:47 WIB
Menperin Airlangga Tantang...
Menperin Airlangga Tantang Industri Furnitur Kembangkan Usaha ke Luar Jawa
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melontarkan tantangan kepada pelaku industri furnitur dan kerajinan nasional lainnya, untuk mengembangkan usaha ke luar Pulau Jawa. Hal ini demi mendekatkan diri terhadap pusat bahan baku sehingga mendorong efisiensi produksi. Tujuan utamanya pemerataan industri dalam menumbuhkan ekonomi daerah.

“Daya saing industri furnitur dan kerajinan Indonesia di pasar global terletak pada sumber bahan baku alami yang melimpah. Selama ini pasokan bahan baku berasal dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera,” tuturnya usai Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Industri Mebel dan Kerajian Indonesia (HIMKI) di Kementerian Perindustrian pada Kamis (28/7/2016).

Bahkan, Menperin juga meminta pelaku industri untukmembangun usahanya hingga ke daerah-daerah perbatasan sehingga mendekati pasar ekspor dan mengurangi kesenjangan ekonomi. "Jadi, lima tahun ke depan harus tersebar ke luar Jawa. Wilayah kita luas, jangan sampai terjadi ketimpangan di daerah perbatasan," tegas Airlangga.

Selain didukung dengan ketersediaan sumber bahan baku berupa kayu, rotan, bambu dan bahan alami lainnya, potensi pengembangan daya saing industri furnitur dan kerajinan di Indonesia ditopang oleh keragaman corak dan desain yang berciri khas lokal serta SDM kompeten.

Karena itu, Menperin menilai, industri furnitur dan kerajinan merupakan salah satu industri prioritas karena mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global. “Selain itu, sebagai penghasil devisa negara serta menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan,” tuturnya.

Perkembangan industri furnitur nasional mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Secara total pada tahun 2013,nilai ekspor furnitur kayu dan rotan nasional mencapai USD1,8 miliar dan meningkat menjadi USD1,9 miliar tahun 2014.Sedangkan tahun 2015 menjadi USD2 miliar. “Diprediksi nilai ekspor furnitur kayu dan rotan olahan dalam lima tahun ke depan mencapai USD5 miliar,” ungkap Airlangga.

Menperin juga menekankan, dalam upaya mendorong pengembangan industri furnitur dan kerajinan nasional, diperlukan sinergi kebijakan untuk mewujudkan Indonesia incorporated, khususnya di seluruh mata rantai industri furnitur dankerajinan.

Selanjutnya, para pelaku industri furnitur dan kerajinan dituntut harus memiliki militansi dan nasionalisme dalam artian ulet, tangguh dan pantang menyerah serta mengutamakankepentingan nasional dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Dalam menciptakan inovasi dan kualitas perlu didukung kegiatan penelitian dan pengembangan yang kuat terutama dibidang desain, teknik produksi dan teknik finishing, karena hal itu yang menjadi ujung tombak daya saing industri,” tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Ekspor Furnitur Indonesia...
Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Industri Furnitur Tumbuh...
Industri Furnitur Tumbuh 8%, Menperin Ungkap Faktor Pendorongnya
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved