Jaringan Pengusaha Nasional Dorong Sektor Usaha

Jum'at, 29 Juli 2016 - 20:08 WIB
Jaringan Pengusaha Nasional...
Jaringan Pengusaha Nasional Dorong Sektor Usaha
A A A
JAKARTA - CEO Bright IMC Arie Rui Hamzah mengemukakan, pelaku usaha memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian nasional. Untuk itu, calon kuat Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) DPW DKI Jakarta ini berharap pelaku bisnis bisa meningkatkan sektor usaha di Tanah Air.

Arie mengatakan, berbagai pokok permasalahan tentang persaingan usaha terus mengemuka. Di antaranya, perang tarif, praktik monopoli, kartel dan sikap pemerintah terhadap hal tersebut.

“Menurut saya sikap pemerintah terhadap berbagai praktik yang melanggar aturan seharusnya tegas. Apapun itu jika melanggar aturan harus ditindak sesuai aturan. Sedangkan perang tarif dan monopoli tidak selamanya buruk, sudut pandangnya bisa berbeda," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/7/2016).

Mengenai perang tarif, lanjut dia, sesungguhnya yang diuntungkan adalah konsumen. Hal ini akan mendorong setiap perusahaan atau pengusaha untuk berinovatif dan efisien agar daya saing mereka meningkat.

"Jelas hal ini sangat positif untuk persaingan dunia usaha. Untuk monopoli sendiri bisa terbagi dua, yaitu alami dan rekayasa," ucapnya.

Arie menerangkan, monopoli alami terjadi ketika sebuah brand atau merek memiliki competitive advantage yang tidak dimiliki merek lain. Wajar bila mereka menguasai pasar karena brandnya menjadi idola di pasar atau di masyarakat.

Monopoli rekayasa atau yang diatur dalam UUD 1945 mengenai usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai pemerintah, seperti listrik. Ini dikarenakan penguasaan energi listrik adalah sesuatu yang strategis. Dua monopoli ini memberikan dampak yang baik di dunia usaha. Menjadi tidak baik apabila mental monopoli ini menumpulkan semangat efisien dan kompetitif.

“Mengenai kartel, saya melihat hal ini tejadi karena mereka menguasai supply atau pasokan, pemerintah bisa mematahkan dengan cara melakukan deregulasi dan membuka pasar lebih lebar agar para pemain baru bisa hadir dengan harga yang kompetitif dan konsumen memiliki pilihan lain, dengan begitu kartel menjadi tidak relevan lagi," papar dosen ilmu komunikasi ini.

Arie berharap pemerintah bisa cepat memgantisipasi segala kondisi di dunia usaha dengan beradaptasi atas segala perubahan. Berkomunikasi dengan pelaku dunia usaha dapat mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha baru, menciptakan iklim kompetisi yang sehat, menciptakan aturan main yang jelas dan adil, serta melindungi pengusaha lokal.

Adapun Japnas DPW DKI Jakarta dalam waktu dekat akan memilih calon ketua umum. Japnas yang didirikan pada 2015 adalah perhimpunan jaringan pengusaha nasional yang independen dan berkomitmen untuk memajukan serta menyejahterakan bangsa Indonesia.

Melalui visi meningkatkan kemampuan inovasi, produksi dan daya saing pengusaha nasional sebagai garda ekonomi nasional, Japnas meyakini perlu adanya perubahan paradigma ekonomi bangsa berbasis konsumsi menjadi bangsa berbasis produksi.

Sasaran strategis jangka panjang Japnas adalah membangun masyarakat mandiri berbasis produksi menuju Indonesia sejahtera 2030 dan mendorong paradigma produsen yang berdaya saing global demi kemakmuran bangsa.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Munassus, Jaringan...
Gelar Munassus, Jaringan Pengusaha Nasional Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Sinergi Bisnis Jadi...
Sinergi Bisnis Jadi Fokus Utama Jaringan Pengusaha Nasional
JAPNAS Jakarta Siap...
JAPNAS Jakarta Siap Tindaklanjuti Nota Kerjasama dengan Pengusaha Kalimantan Barat
Polres Blitar Kota Gulung...
Polres Blitar Kota Gulung Pengedar Sabu Jaringan Pengusaha
Emil Dardak Dorong Pengusaha...
Emil Dardak Dorong Pengusaha Nahdliyin Perkuat Jaringan Bisnis
Amerika Resesi, Pengusaha...
Amerika Resesi, Pengusaha Nasional Ketar-Ketir
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved