alexametrics

Amerika Resesi, Pengusaha Nasional Ketar-Ketir

loading...
Amerika Resesi, Pengusaha Nasional Ketar-Ketir
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badai resesiyang menyerang ekonomi Amerika Serikat (AS) menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengusaha nasional. Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja mengatakan, dampak resesi ekonomi AS bakal memberikan efek negatif pada kinerja ekspor Indonesia. Pasalnya, Negeri Abang Sam itu merupakan tujuan paling besar bagi eskpor Indonesia.

"Potensi adanya efek negatif dari resesi AS ke Indonesia karena negara itu adalah salah satu tujuan ekspor penting dan salah satu sumber investasi terbesar di kawasan Asia," kata Shinta saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (31/7/2020).

Dia melanjutkan, Pemerintah Indonesia juga seharusnya memberikan insentif kepada pengusaha Indonesia yang terkena dampak. Pemberian insentif itu agar bisa meringankan kerugian bagi pengusaha Indonesia, khususnya para eksportir. (Baca juga:Bos BKPM: Cuma Pengusaha yang Bisa Selamatkan Ekonomi dari Tekanan Pandemi)

"Pemerintah juga harus memberikan stimulus industri yang memadai dan efektif dalam meredam laju resesi agar efek negatif resesi AS terhadap Indonesia bisa hilang sama sekali," jelasnya.



Melansir reuters, pada kuartal I 2020, ekonomi AS sudah minus 5%, lalu turun 32,9% pada kuartal II 2020. Penurunan kinerja ekonomi AS tersebut merupakan yang terburuk sejak 1974 sehingga masuk ke jurang resesi. Menyusul Jerman, Korea Selatan, hingga Singapura yang sudah lebih dulu merasakan kondisi tersebut.
(uka)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top