Tren Penguatan IHSG Diperkirakan Tertahan
Selasa, 02 Agustus 2016 - 08:24 WIB
Tren Penguatan IHSG Diperkirakan Tertahan
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan oleh Analis Reliance Securities Lanjar Nafi akan bergerak cenderung menguat tertahan. Hal ini lantaran mewaspadai aksi profit taking dengan range pergerakan pada kisaran level 5.250-5.370.
Dia menambahkan pergerakan IHSG secara analisa teknikal mengagalkan pola negatif yang terbentuk sebelumnya dengan break out resistance level. "Momentum RSI pun cukup tinggi terkonsolidasi dengan bearishnya pergerakan Stochastic. Secara pergerakan IHSG cenderung akan mengalami tekanan jika kembali melemah di bawah 5.300," ujarnya di Jakarta, Selasa (2/8/2016).
(Baca Juga: IHSG Ditutup Naik ke Level 5.361, Bursa China Menyusut)
Sementara, terkendalinya Inflasi dan banyak dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang mulai masuk sehingga demand terhadap rupiah menguat mampu mendorong IHSG naik 145,58 poin sebesar 2,79% dilevel 5.361,57 dengan volume moderate. Pada perdagangan kemarin nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,95 triliun dengan 8,01 miliar saham diperdagangkan.
Transaksi bersih asing mencapai Rp1,80 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,06 triliun dan aksi beli sebesar Rp4,86 triliun. Tercatat 219 saham menguat, 130 saham melemah dan 91 saham stagnan. Sektor infrastruktur memimpin penguatan pada perdagangan hari ini.
Sehatnya tingkat inflasi indonesia membuat nilai tukar rupiah terhadap USD menguat mendekati Rp13.000/USD. "Investor asing pun terbukti optimis tercatat net buy Rp1,83 triliun," pungkasnya.
Dia menambahkan pergerakan IHSG secara analisa teknikal mengagalkan pola negatif yang terbentuk sebelumnya dengan break out resistance level. "Momentum RSI pun cukup tinggi terkonsolidasi dengan bearishnya pergerakan Stochastic. Secara pergerakan IHSG cenderung akan mengalami tekanan jika kembali melemah di bawah 5.300," ujarnya di Jakarta, Selasa (2/8/2016).
(Baca Juga: IHSG Ditutup Naik ke Level 5.361, Bursa China Menyusut)
Sementara, terkendalinya Inflasi dan banyak dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang mulai masuk sehingga demand terhadap rupiah menguat mampu mendorong IHSG naik 145,58 poin sebesar 2,79% dilevel 5.361,57 dengan volume moderate. Pada perdagangan kemarin nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,95 triliun dengan 8,01 miliar saham diperdagangkan.
Transaksi bersih asing mencapai Rp1,80 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,06 triliun dan aksi beli sebesar Rp4,86 triliun. Tercatat 219 saham menguat, 130 saham melemah dan 91 saham stagnan. Sektor infrastruktur memimpin penguatan pada perdagangan hari ini.
Sehatnya tingkat inflasi indonesia membuat nilai tukar rupiah terhadap USD menguat mendekati Rp13.000/USD. "Investor asing pun terbukti optimis tercatat net buy Rp1,83 triliun," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :