Ini Alasan Pemerintah Optimistis Amnesti Pajak Tercapai 100%

Kamis, 04 Agustus 2016 - 20:11 WIB
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Optimistis Amnesti Pajak Tercapai 100%
A A A
JAKARTA - Kendati diragukan banyak pihak, pemerintah hakul yakin target amnesti pajak sebesar Rp165 triliun dapat tercapai 100%. Pemerintah bahkan sudah memasukkan angka tersebut dalam skema shortfall pajak untuk tahun ini, yang mencapai Rp219 triliun. Dengan kata lain, bila angka Rp165 triliun tidak tercapai, maka shortfall akan lebih dari itu.

Optimisme tersebut diutarakan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Untuk itu, dia akan terus memonitor secara detail di lapangan. Bersamaan dengan itu, antusiasme dari peserta amnesti pajak menambah rasa percaya diri pemerintah.

"Kita akan terus memonitor. Karena saya rasa antusiasme dari mereka yang ingin berpartisipasi harus kita hargai. Sehingga ini menimbulkan keoptimisan. Tentu saja seperti mengelola semua keuangan, kita harus mencoba selalu melihat kemungkinan sehingga tidak menimbulkan guncangan yang terlalu besar," kata dia di JCC, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Sri Mulyani mengatakan, bahwa asumsi makro tidak akan diubah lantaran list financing (pembiayaan) masih dalam batas yang direncanakan oleh pemerintah. "Dari sisi penghitungan kemarin, mungkin akan ada tambahan Rp17 triliun, tapi itu mungkin masih bisa kita lihat dari sisi revenue maupun spendingnya," kata Sri Mulyani.

Nantinya, hasil akhirnya akan dibawa langsung ke rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk di bahas mengenai kesiapan-kesiapan dalam menerima dana dari hasil amnesti pajak ini.

"Kami akan lakukan seperti apa yang bisa dilakukan pemerintah. Kita akan terus memperbaiki dan mengakselerasi persiapan dari peraturan dan kesiapan dari seluruh jajaran pajak untuk bisa mendukung dan memberi penjelasan kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan amnesti," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
48 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
1 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
5 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved