Wall Street Berakhir di Level Terbaik dalam Satu Bulan

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 09:48 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir di Level Terbaik dalam Satu Bulan
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin (Sabtu pagi WIB) berakhir menguat dan menjadi hari terbaik dalam satu bulan terakhir. Di mana Ineks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi setelah data pasar tenaga kerja yang kuat mendorong optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi cukup baik.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/8/2-016), Indeks Dow Jones industrial average naik 191,21 poin atau 1,04% ke level 18.543,26, Indeks S&P 500 naik 18,57 poin atau 0,86% ke level 2.182,82 dan Nasdaq Composite bertambah 54,87 poin atau 1,06% ke level 5.221,12.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa nonfarm payrolls naik 255.000 pada Juli, jauh melampaui ekspektasi untuk kenaikan sebesar 180.000. Sementara, tingkat pengangguran tetap tidak berubah 4,9% atau di bawah angka 5% terkait kesempatan kerja.

Indeks S&P 500 berakhir di level 2.182,87 yang kedelapan penutupan tinggi tahun ini, didukung oleh kenaikan sektor keuangan 1,9%.

Saham JPMorgan Chase (JPM.N) naik 2,7% menjadi USD66,30 dan indeks keuangan ditutup pada level tertinggi tahun ini. "Ini adalah laporan yang kuat keluar dari flat," kata Tom Porcelli, kepala ekonom AS di RBC Capital Markets di New York.

"Tapi kita harus antusiasme, dengan positifnya laporan gaji semua orang akan bergeser ke sisi lain dari perahu. Pertama kapal itu tenggelam dan sekarang semua orang akan berpikir perahu akan lepas landas," imbuhnya.

Angka pekerjaan lemah pada April dan Mei, dan mengejutkan cukup kuat ada Juni meninggalkan investor yakin atas keadaan ekonomi. Jumlah tenaga kerja Juni direvisi menjadi 292.000 dari sebelumnya 287.000.

Di sisi lain, The Fed mungkin masih menunggu pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) untuk meningkatkan dan inflasi untuk bergerak lebih dekat dengan target 2% sebelum menarik pada kenaikan suku bunga.

Probabilitas kenaikan dua kali lipat menjadi 18% untuk September setelah melaporkan pekerjaan dan naik menjadi sekitar 46% untuk Desember, menurut FedWatch CME Group.

Nasdaq melampaui rekor yang diraih pada Juli 2015. Untuk pekan ini, Dow Jones naik 0,6%, S&P 500 naik 0,4% dan Nasdaq naik 1,1%.

Saham Bristol-Myers (BMY.N) anjlok 16% setelah obat kanker paru-paru yang gagal dalam studi akhir, sementara saham Merck (MRK.N) naik 10,4%. Bristol-Myers adalah hambatan terbesar pada Indeks S&P 500, sementara Merck memberi indeks dorongan terbesar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
4 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
6 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
6 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
8 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
9 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
10 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved