Data Pangan Tak Akurat, Pemerintah Sering 'Bertempur'

Senin, 08 Agustus 2016 - 11:16 WIB
Data Pangan Tak Akurat,...
Data Pangan Tak Akurat, Pemerintah Sering 'Bertempur'
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menyatakan, lembaga pemerintah sering 'bertempur' hanya untuk merekomendasikan data yang tidak akurat. Apalagi, sering terjadi perbedaan antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Jadi, saya anggap Pak Suryamin (Kepala BPS) sebagai kawan tempur. Beliau dan saya, bertempur memenangi data yang tak akurat seperti beras, sapi dan data pangan lainnya," ujar Lembong yang juga mantan menteri perdagangan, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Lembong mengatakan, keakuratan data pangan setahun terakhir dalam kondisi kritis. Sehingga, silang informasi antar lembaga pemerintah dapat membuat harga bergejolak.

"Saya kira kita baru saja saksikan setahun terakhir betapa kritis keakuratan data. Khususnya kisruh data pangan," katanya.

Menurutnya, data pangan yang akurat merupakan hal krusial bagi pemerintah karena menjadi landasan dalam mengambil keputusan. Namun, sejauh ini belum ada keributan besar terkait perbedaan tersebut.

"Saya kira, kita bisa ambil hikmah betapa penting data akurat. Kalau tidak bisa, akibatnya kebijakan keliru dan tak tepat sasaran meski sejauh ini belum terjadi kisruh luar biasa di data investasi," pungkas Lembong.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
29 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
53 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
59 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved