Menko Darmin Jelaskan Kriteria Pemangkasan Anggaran K/L

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 17:22 WIB
Menko Darmin Jelaskan...
Menko Darmin Jelaskan Kriteria Pemangkasan Anggaran K/L
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan standar dan kriteria dalam pemangkasan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) adalah mendahulukan proyek-proyek yang belum mulai tender. Dia juga menegaskan tidak akan mengubah apa yang sudah menjadi kontrak penerintah.

"Jadi tentu prinsipnya misalnya kalau kontrak sudah jalan ya tidak akan diubah. Kalau program prioritas akan dilelang tetap akan jalan, tapi kalau program bukan prioritas itu bisa dipotong tapi tidak otomatis, selain itu juga bisa dari sisa dana lelang," kata Darmin di Jakarta Jumat (12/8/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani Diperkirakan Bakal Pangkas Anggaran Seluruh K/L)

Lanjut dia menerangkan untuk lelang memang akan ada penghematan, dimana pemerintah telah memproyeksikan anggaran. Namun biasanya setelah lelang terlaksana, dana lelangnya banyak tersisa dan meleset dari proyeksi. "Itu banyak sebenarnya penghematan setelah lelang. Ternyata enggak sebanyak yang dianggarkan kalau melihat pelaksanaannya," lanjut dia.

(Baca Juga: Sri Mulyani Pangkas Anggaran K/L, Ini Pesan Kepala Bappenas)

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri sebelumnya sudah memberikan sinyal anggaran Kementerian dipastikan akan dipotong tanpa terkecual. Hal ini menurutnya perlu dilakukan semata-mata untuk mengendalikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang telah disusun oleh pemerintah agar bisa lebih realistis dan masuk akal.

"Iya, bisa dikatakan barangkali tujuan dari penghematan atau pemotongan anggaran itu yakni untuk pengendalian APBN 2016," tandasnya.

Sebagai informasi, anggaran belanja pemerintah yang akan dikurangi adalah sebesar Rp65 triliun, sementara dana transfer ke daerah dibabat hingga Rp68,8 triliun. Sehingga, total keseluruhan pemotongan anggaran K/L mencapai Rp133,8 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
12 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved