Jokowi Tepis Tudingan Holding BUMN Bentuk Privatisasi

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 18:44 WIB
Jokowi Tepis Tudingan...
Jokowi Tepis Tudingan Holding BUMN Bentuk Privatisasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa pembentukan holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) berbeda dengan ‎skema privatisasi. Pembentukan holding ini menurutnya tidak akan membuat perusahaan pelat merah yang dilebur menjadi hilang statusnya sebagai BUMN.

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa pembentukan holding BUMN ini bukan untuk menghilangkan BUMN. Tidak. Holdingisasi bukan privatisasi. Ini berbeda. Tidak menghilangkan status BUMN pada perseroan yang menjadi anak perusahaan yang sahamnya di-inbreng-kan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/8/2016).

(Baca Juga: Jokowi Tegaskan Holding BUMN Bukan Strategi Pangkas PMN)

Selain itu, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, holding juga tidak akan menghilangkan ataupun mengurangi portofolio saham negara secara absolut. Pemisahan kekayaan negara pun tidak menjadi peralihan hak dari negara kepada BUMN.

"‎Dan dengan demikian kekayaan negara yang dipisahkan tersebut masih tetap menjadi kekayaan negara sebagai pemegang saham," imbuh dia.

‎Menurutnya, pembentukan holding BUMN ini justru untuk memperkuat perusahaan pelat merah agar bisa keluar kandang dan menjadi perusahaan kelas dunia. Dia juga berharap BUMN dapat dijalankan sebagai sebuah korporasi bisnis sesuai dengan yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi.

"‎Juga jangan lagi ada intervensi-intervensi ke perusahaan BUMN sehingga kita sekali lagi dapat mengikuti perkembangan, dan BUMN kita bisa bersaing, berkompetisi di dalam skala global," tandasnya.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat kabinet terbatas lanjutan mengenai Holdingisasi BUMN. Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Restui Pembentukan...
Jokowi Restui Pembentukan Holding BUMN Pangan
Bertolak ke Lombok Jokowi...
Bertolak ke Lombok Jokowi Resmikan Injourney Siang Ini
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi:...
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi: Tidak Ada Lagi yang Namanya Proteksi
Dicopot dari Jabatan...
Dicopot dari Jabatan Komisaris, Immanuel Ebenezer Akan Tetap Bela Jokowi
Jokowi Minta Holding...
Jokowi Minta Holding BUMN Pariwisata Lebih Gesit dan Profesional
Soal Adaptasi Teknologi,...
Soal Adaptasi Teknologi, Jokowi: Tidak Bisa Tidak Kita Ini Balapan
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
10 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
10 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved