BI Minta Perbankan Dukung Pemberantasan Narkotika

Senin, 15 Agustus 2016 - 11:44 WIB
BI Minta Perbankan Dukung...
BI Minta Perbankan Dukung Pemberantasan Narkotika
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus mendukung pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika di Indonesia.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui komitmen kerja sama antara BI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan antara Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo dan Kepala BNN Budi Waseso, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Dalam sambutannya, Agus menuturkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan bangsa dan berpotensi mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

"Untuk itu, sebagai elemen masyarakat yang menjalankan fungsi dan tugas di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, BI berkepentingan untuk memastikan bahwa SDM BI tidak menjadi korban jeratan bahaya narkotika, baik di lingkungan kerja maupun lingkungan terkait," ujarnya dalam kesempatan tersebut.

BI juga secara aktif meminta lembaga atau institusi yang berada di bawah pengawasan BI agar turut mendukung gerakan ini.

Sementara, Budi mengatakan bahwa penanganan masalah narkotika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dia mengapresiasi dukungan BI atas upaya menghadapi ancaman kejahatan Narkoba di Indonesia.

"Peran BI dalam hal ini penting karena banyaknya transaksi narkotika yang dilakukan melalui perbankan," paparnya.

Terdapat empat program kerja sama BI dan BNN yang disepakati. Pertama, diseminasi informasi dan advokasi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di lingkungan kerja serta lingkungan lembaga di bawah kewenangan pengaturan dan pengawasan BI.

Kedua, pelaksanaan tes/uji narkotika kepada pegawai BI dan pihak yang dipekerjakan BI. Ketiga, peningkatan kompetensi dan kapasitas SDM dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika serta pengetahuan mengenai kebanksentralan melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan masing-masing lembaga.

Terakhir, peran serta BI sebagai pegiat anti narkotika. "Kerja sama antara BI dan BNN diharapkan dapat berkontribusi dalam menanggulangi bahaya narkotika di Indonesia," ungkap dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved