Pemerintah Target Penerimaan Negara Tahun Depan Rp1.737 T

Selasa, 16 Agustus 2016 - 16:07 WIB
Pemerintah Target Penerimaan...
Pemerintah Target Penerimaan Negara Tahun Depan Rp1.737 T
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengajukan Rancangan‎ Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 hari ini. Dalam posting anggaran RAPBN 2017, penerimaan negara tahun depan ditargetkan sekitar Rp1.737 triliun atau turun dari target dalam APBNP 2016 yang sebesar Rp1.786,2 triliun.

Jokowi menyebutkan, dari jumlah tersebut penerimaan dari perpajakan diperkirakan sekitar‎ Rp1.495,9 triliun. Sementara, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di 2017, meskipun menghadapi tantangan yang cukup berat dengan masih rendahnya harga beberapa komoditas pertambangan seperti minyak bumi dan batu bara, ditargetkan sebesar Rp240,4 triliun.

"‎Penerimaan negara yang lebih memberi kepastian dan memberikan momentum ruang gerak perekonomian," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

(Baca Juga: Pangkas Anggaran, Cara Jokowi Amankan Pelaksanaan APBNP)

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, dari sisi penerimaan perpajakan, pemerintah akan berusaha meningkatkan realisasi penerimaan melalui berbagai terobosan kebijakan. Salah satunya dengan mulai diimplementasikannya kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty pada tahun ini.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat pondasi bagi perluasan basis pajak dan sekaligus meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di masa mendatang," imbuh dia.

(Baca Juga: Ini Tiga Pedoman Jokowi Susun RAPBN 2017)

Selain itu, pemerintah juga akan melaksanakan program penegakan hukum di bidang perpajakan. Kebijakan perpajakan juga diarahkan untuk mendorong daya beli masyarakat, meningkatkan iklim investasi dan daya saing industri nasional melalui pemberian insentif fiskal untuk kegiatan ekonomi strategis, serta pengendalian konsumsi barang tertentu yang memiliki eksternalitas negatif.

"Di samping itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak ditujukan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memperhatikan kelestarian lingkungan," tandasnya.

Sebagai informasi, dalam APBN-P 2016 pemerintah menargetkan penerimaan negara sebesar Rp1.786,2 triliun. Adapun perinciannya adalah, penerimaan negara dari perpajakan sebesar Rp1.539,2 triliun, PNBP sebesar Rp245,1 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp2 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Umumkan Postur...
Jokowi Umumkan Postur RAPBN 2024, Target Penerimaan Negara Rp2.781,3 Triliun
Kejar Pendapatan Negara...
Kejar Pendapatan Negara Rp2.463 Triliun di RAPBN 2023, Sri Mulyani Didukung DPR
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Butuh Duit Rp1.840,7...
Butuh Duit Rp1.840,7 Triliun Tahun Depan, Jokowi Minta Genjot Pajak
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
3 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
3 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
4 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved