Sosialisasi Tax Amnesty Jokowi Dinilai Salah Sasaran

Kamis, 18 Agustus 2016 - 13:39 WIB
Sosialisasi Tax Amnesty...
Sosialisasi Tax Amnesty Jokowi Dinilai Salah Sasaran
A A A
JAKARTA - Konsep Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang getol mensosialisasikan tax amnesty (pengampunan pajak), dinilai sebagai sarana marketing Presiden untuk menarik konglomerat. Hal ini ditambah dengan anggapan Fitra yang menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan merasa pesimis dengan tax amnesty.

(Baca: Tak Masuk dalam RAPBN 2017, Tax Amnesty Dianggap Gagal)

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Yenny Sucipto mengatakan, sosialisasi Presiden Jokowi terkait tax amnesty juga dinilai salah sasaran, karena hanya disosialisasikan di dalam negeri.

"Ini murni marketing, karena seharusnya pemerintah sosialisasi itu ke luar negeri. Bukan malah ke distrik-distrik dalam negeri yang disebut kota-kota besar itu," kata dia di kantornya, Kamis (18/8/2016).

Yenny menuturkan, hal ini termasuk sosialisasi yang sia-sia, karena sebetulnya yang memiliki uang banyak yakni orang-orang di luar negeri. Seharusnya pemerintah fokus sosialisasi luar negeri.

"Konglomerat-konglomerat itu punya uangnya di luar negeri. Kalau misalnya Presiden hanya gembar gembor di dalam negeri, mau menyasar siapa?" ujarnya.

Di dalam negeri, lanjut dia, para pelaku usaha kebanyakan yang mendirikan UMKM. Dengan sosialisasi kepada kalangan ini, maka dikhawatirkan dana repatriasi yang didapat akan sedikit.

"Karena kan aset mereka tidak terlalu banyak, karena usaha mereka juga bentuknya UMKM. Ini benar-benar salah sasaran sekali," pungkas Yenny.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
6 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
7 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
7 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
7 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
8 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
8 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved