Sama-sama Kena Cukai, Peredaran Rokok Lebih Bebas dari Alkohol

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 22:08 WIB
Sama-sama Kena Cukai,...
Sama-sama Kena Cukai, Peredaran Rokok Lebih Bebas dari Alkohol
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan, peredaran rokok lebih bebas dari alkohol. Padahal sama-sama kena cukai yang peredarannya harus diawasi.

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi menjelaskan, implementasi kebijakan cukai tidak konsisten. Seolah membiarkan rokok seperti beras yang ada dimana-mana.

"Ada inkonsistensi, miras dan alkohol kena cukai dibatasi peredarannya, giliran rokok tidak. Jadi seperti bahan bebas seperti beras dan lain-lain karena cukai barang yang harus dikendalikan dari sisi produksi, distribusi, iklan, dan lain-lain," ujarnya di Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

Menurutnya barang yang kena cukai seharusnya bisa dikendalikan karena efek buruk bagi masyarakat. Bahkan dinilai sebagai barang berdosa. (Baca: Iklan Rokok Menari di Atas Panggung Cukai)

"Apapun barangnya kena cukai itu barang yang dikendalikan. Barang yang dikenai cukai barang berdosa, peredaran iklan dan seterusnya bukan cukai rokok saja. Politik cukai kita masih konservatif, ada alkohol dan rokok," kata Tulus.

Dibandingkan negara lain, lanjut dia, negara lain sudah memperluas barang yang masuk dalam kategori cukai. Misalnya motor di Thailand sudah diawasi peredarannya.

"Yang lain banyak komoditasnya, di Thailand sepeda motor kena cukai, di Eropa banyak prostitusi kena cukai. Makanya kalau wacana kenaikan cukai berapapun besarnya 10% atau sekarang 50% tak benar kalau dikaitkan daya beli konsumen kecuali sembako dan tarif kereta api," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Cukai Rokok Naik, Negara...
Cukai Rokok Naik, Negara Bidik Rp173 T
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
12 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
14 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
24 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved