Sri Mulyani Diminta Tepis Keraguan Masyarakat Soal Tax Amnesty

Rabu, 31 Agustus 2016 - 13:40 WIB
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta Tepis Keraguan Masyarakat Soal Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI M Sarmuji meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati untuk menepis keraguan masyarakat terhadap program pengampunan pajak (tax amnesty). Ini agar tidak ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut untuk membuat rumor politik.

Dia mengatakan, saat awal pembahasan mengenai program amnesti pajak, pemerintah menyatakan bahwa amnesti pajak akan menciptakan manfaat besar terhadap perekonomian Indonesia. Pemerintah menyampaikan, akan ada ribuan triliun uang masuk lewat repatriasi dan Rp165 triliun uang tebusan yang berpotensi masuk ke kas negara.

"Waktu itu hampir tidak ada yang yakin terhadap proposal yang disampaikan pemerintah ketika pemerintah menyampaikan akan ada Rp165 triliun uang tebusan yang masuk. Akan ada ribuan triliun uang masuk lewat repatriasi," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Namun, sambung dia, pemerintah meyakinkan parlemen dengan mengungkapkan bahwa saat ini ada Rp21 ribu triliun uang warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri. Selain itu, sebanyak 6.500 rekening WNI yang nominalnya sangat besar.

Sayangnya, hingga saat ini dana repatriasi yang masuk lewat program tersebut masih terbilang kecil. Karena itu, dia meminta Sri Mulyani menjelaskan pendekatan yang dilakukan pemerintah terhadap 6.500 WNI yang memiliki rekening dengan nominal besar di luar negeri.

"Karena kesuksesan tax amnesty sangat tergantung dari sejumlah orang yang punya harta sangat besar di luar negeri untuk bisa masuk ke dalam negeri. Saya perlu dapat penjelasan supaya tidak ada keraguan dan tidak diolah oleh orang yang tidak pro pemerintah untuk mengeksploitasi tax amnesty untuk tujuan politis dan rumor tax amnesty yang menyasar masyarakat kecil," tandas Sarmuji.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
23 menit yang lalu
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
54 menit yang lalu
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
2 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
2 jam yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliaran
2 jam yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved