Gelar Indonesia Street, Kemenpar Bidik Wisman Malaysia

Jum'at, 02 September 2016 - 20:22 WIB
Gelar Indonesia Street,...
Gelar Indonesia Street, Kemenpar Bidik Wisman Malaysia
A A A
KUALA LUMPUR - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Indonesia Street di Bukit Bintang Kuala Lumpur Malaysia. Pagelaran berupa akustik musik, tari-tarian, kuliner serta tradisi membatik diperkenalkan di ruang terbuka di kawasan padat wisatawan mancanegara (wisman) Bukit Bintang, Kuala lumpur.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan, kegiatan promosi pariwisata dengan konsep festival merupakan kali pertama dilakukan di Bukit Bintang, Kuala Lumpur.

"Kita tahu Bukit Bintang merupakan kawasan padat turis dari berbagai manca negara. Harapannya, kita bisa menjaring wisatawan asing yang ada di sini dan bukan hanya dari Malaysia," kata Rizki didampingi Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno di Starhil Gallery Bukit Bintang Kuala Lumpur, Jumat (2/9/2016).

Menurutnya, promosi pariwisata di Bukit Bintang merupakan ajang branding dengan memamerkan hasil budaya, kuliner dan kereativitas dari Indonesia. Di antara yang ditampilkan tari-tarian kuda lumping, lagu-lagu daerah, membatik serta kekayaan kuliner atau hasil makanan dan minuman jadi dari Indonesia.

"Kami ingin mempromosikan Indonesia kali ini dengan cara berbeda. Jadi, tiga atau empat spot di Bukit Bintang di mana semuanya terkait dengan Indonesia. Targetnya, karena Bukit Bintang kebanyakan turis dari Middle East tentu masih banyak yang belum mengenal Indonesia," ujar dia.

Pihaknya menargetkan sebanyak 100 ribu pengunjung, bisa melihat Indonesia dari dekat. Promosi tersebut berlangsung sejak 1 September dan berlangsung selama empat hari di berbagai spot yang ada di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur.

Di tempat yang sama, Dubes RI untuk Malaysia, Herman Prayitno mengatakan, ada perbedaan jika membandingkan even-even sebelumnya yang digelar.

"Jika dahulu promosinya stagnan, kali ini lebih dinamis. Saya kira tahun ini lebih siap dan idenya juga bertambah. Jadi, dulu masih sangat konvensional, dan Alhamdulillah ide-ide kreatif bisa diterapkan dengan cara dinamis mempromosikan Indonesia secara langsung," tuturnya.

Dia berharap Indonesia bisa menyerap wisatawan asing terutama dari Malaysia. Sebab, selama ini masyarakat Malaysia hanya mengenal Bandung Jawa Barat maupun Bali. "Sedangkan yang dibawa kali ini destinasi Lombok. Kita tahu Lombok itu kekayaan pantainya juga luar biasa," ujar Herman.

Menurutnya, kekayaan laut dan pantai Lombok memilikin karakter wisata yang menggaet wisatawan Malaysia. "Lombok itu kental dengan nuansa Islami yang sebagian besar juga dianut maysarakat Malaysia. Makanya, saya rasa ini peluang bagus menarik wisatawan Malaysia ke Indonesia. Bukan hanya itu, Malaysia merupakan spot turis mancanegara di mana berbagai wisman terutama timur tengah melancong ke Bukit Bintang," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Wishnutama Dorong Agen...
Wishnutama Dorong Agen Wisata di Indonesia Miliki Platform Digital
Keberadaan Rumah Digital...
Keberadaan Rumah Digital Indonesia Bisa Jadi Etalase Destinasi Wisata Indonesia
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
7 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved